Wabah COVID-19 di Inggris, Ratu Elizabeth Berulang Tahun ke-94 Tanpa Perayaan

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 21 April 2020 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 18 2202533 wabah-covid-19-di-inggris-ratu-elizabeth-berulang-tahun-ke-94-tanpa-perayaan-0uGfkjoN2H.jpg Ratu Inggris Elizabeth II. (Foto: Reuters)

LONDON – Ratu Inggris, Elizabeth II memperingati ulang tahunnya yang ke-94 pada Selasa, 21 April 2020. Namun, penguncian karena wabah virus corona (COVID-19) di Inggris berarti tidak akan ada perayaan besar melibatkan banyak warga dalam kesempatan itu. 

Elizabeth, pemimpin kerajaan tertua dan paling lama berkuasa di dunia, biasanya menghabiskan hari ulang tahunnya secara pribadi tanpa banyak perayaan publik, tetapi tahun ini acara tersebut akan lebih tertutup.

Diwartakan Reuters, ulang tahun kerajaan dan hari peringatan secara tradisional ditandai dengan acara seremonial tembakan penghormatan dari berbagai lokasi di London, tetapi Sang Ratu merasa acara itu tidak patut untuk dilakukan mengingat keadaan yang saat ini terjadi.

Angka resmi terbaru menunjukkan bahwa sekira 16.000 warga Inggris yang terinfeksi virus corona baru telah meninggal di rumah sakit, jumlah tertinggi kelima di seluruh dunia. Inggris telah memberlakukan penguncian selama empat pekan, dengan sebagian besar bisnis ditutup dan warga diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Bendera biasanya dikibarkan di gedung-gedung pemerintah untuk menandai ulang tahun ratu, tetapi para pejabat telah diberitahu bahwa tahun ini tidak semuanya diharapkan untuk melakukan hal itu.

Sang ratu sendiri tinggal di Kastil Windsor, sebelah barat London, bersama suaminya yang berusia 98 tahun, Pangeran Philip.

Lahir pada 21 April 1926, di Bruton Street, pusat kota London, Elizabeth tumbuh tanpa berharap menjadi ratu. Ayahnya, George VI, naik takhta ketika kakaknya Edward VIII turun tahta pada 1936 untuk menikahi janda Amerika Serikat (AS), Wallis Simpson.

Elizabeth naik ke tahta pada 1952 saat usianya 25 tahun, dan melampaui nenek buyutnya Ratu Victoria sebagai raja pemerintahan terpanjang Inggris pada September 2015.

"Tak pelak umur panjang bisa melewati banyak tonggak sejarah," katanya saat itu.

Istana Buckingham bulan lalu mengatakan parade untuk merayakan ulang tahun resmi sang ratu, yang biasanya berlangsung pada Juni, tidak akan dilanjutkan dalam bentuk tradisionalnya mengingat adanya pembatasan pada pertemuan sosial.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini