Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BPKH Mengaku Siap Jika Pelaksanaan Haji Harus Tertunda

Hambali , Jurnalis-Selasa, 21 April 2020 |17:10 WIB
BPKH Mengaku Siap Jika Pelaksanaan Haji Harus Tertunda
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Badan Pengelola Keuangan haji (BPKH) membantu umat dengan menyebar 70 ribu paket sembako untuk keluarga terdampak Corona di di Semarang, Magetan dan Banten.

Kepala BPKH, Anggito Abimanyu mengutarakan, paket sembako ini merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen BPKH berkhidmat untuk umat. Masing-masing daerah dibagikan seribu paket sembako yang berisi minyak goreng, beras, gula, dan mie instan.

Anggito mengklaim, dana bantuan sembako ini berasal dari nilai manfaat yang didapat dari hasil kelolaan Dana Abadi Umat (DAU) sesuai Pasal 17 UU Nomor 34 tahun 2014 bukan dari dana haji.

"“Insya Allah bantuan ini bermanfaat untuk umat khususnya dalam keadaan yang cukup sulit saat ini dan tentunya masyarakat diharapkan tetap menjaga kesehatan, mencuci tangan dan menjalani physical distancing sebagai cara pencegahan penyebaran virus corona,”" ujar Anggito.

BPKH sendiri melakukan penyebaran santunan bersama beberapa mitra kemaslahatan seperti BAZNAS, Daarut Tauhiid (DT) Peduli, Lembaga Amil Zakat Ummul Quro (LAZUQ), Dompet Dhuafa (DD) dan Solo Peduli.

Ketika ditanya soal pelaksaanaan haji yang terancam tertunda, Anggito mengaku BPKH siap secara keuangan. Ia pun menjamin uang jamaah dan dana haji akan aman. Terlebih Kementerian Agama telah menyiapkan tiga skenario apabila Kerajaan Arab Saudi membatalkan pelaksanaan ibadah haji.

"Kalau Kemenag memberikan tiga skenario penyelenggaraan, sedangkan kami BPKH dari segi pembiayaan sudah siap," jelas Anggito kepada Okezone, Selasa (21/4/2020).

"Kami sudah beli valuta asing dollar saat harganya masih murah di kisaran 13.750, jadi insya Allah dari segi pembiayaan penyelenggaraan sudah aman," ungkapnya.

Anggito menambahkan pihak Arab Saudi hingga saat ini belum memberikan kepastian apakah penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020 M akan tetap dilaksanakan atau tidak.

"Belum ada kepastian, BPKH tetap siapkan biaya penyelenggaraan," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement