Seorang Ayah Tega Renggut Kehormatan Putrinya hingga Alami Pendarahan

Era Neizma Wedya, iNews.id · Rabu 22 April 2020 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 610 2203332 seorang-ayah-tega-renggut-kehormatan-putrinya-hingga-alami-pendarahan-zKkVmsp7zO.JPG Pelaku pemerkosaan terhadap anak kandung di Muratara, Sumsel (Foto: Okezone.com/Era Neizma Wedya)

MURATARA - Bejat apa yang dilakukan oleh seorang ayah kandung terhadap darah dagingnya sendiri di Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel). Tersangka tega memperkosa korban yang masih di bawah umur hingga mengalami pendarahan. Tindakan asusila itu dilakukan hanya gara-gara kesal istrinya menolak melayani hasrat biologisnya.

Korban berinisial RJ (10) warga Desa BM I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara akhirnya terpaksa dirawat di Rumah Sakit Rupit Kabupaten Muratara akibat trauma berat atas peristiwa itu. Sedangkan pelaku Heriyanto (37) sudah diamankan di Mapolres Muratara.

Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Dedi Rahmat Hidayat membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa terjadi pada Minggu tanggal 12 April 2020 sekira pukul 15.00 WIB saat korban sedang di rumah seorang diri, sementara sang ibu sedang bekerja di luar rumah.

Kemudian, pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban yang masih lugu itu lantas menolak ajakan pelaku, namun pelaku yang sudah gelap mata menarik hingga memperkosa korban di dalam kamar.

Pelaku yang merasa perbuatannya aman berusaha kembali memperkosa korban pada Selasa 21 April 2020 sore sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku memaksa korban hingga akhirnya mengalami pendarahan pada organ vitalnya.

“Perbuatan pelaku dilaporkan korban hari itu juga sekitar pukul 22.00 WIB pada ibunya, bahwa ia mengalami pendarahan di bagian sensitif kewanitaan, namun belum diberitahu korban siapa pelakunya,” ucap Dedi, Rabu (22/4/2020).

Setelah itu, sang ibu membawa korban ke RSU Muara Rupit untuk mendapat perawatan medis. Di sanalah baru diketahui bahwa pelakunya adalah ayah kandung korban sendiri.

“Kita begitu mendapat laporan langsung bertindak dan mengamankan pelaku yang kebetulan ikut mengantar korban ke Rumah Sakit Rupit, beserta barang bukti satu helai baju dan celana korban,” sambungnya.

Dari hasil interograsi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya akibat kesal dengan istrinya yang enggan melayaninya.

“Kepada pelaku kita akan kenakan pasal tentang tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, Tentang perlindungan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 D,76 E juncto Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di bawah umur,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini