JAKARTA - Meski pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini sedang mengalami penurunan bahkan menukik drastis akibat penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19), namun LPDB-KUMKM tetap mengoptimalkan penyaluran pinjaman ke mitranya dengan meminimalis risiko penyebaran virus tersebut. Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan seluruh jajarannya siap menyalurkan pinjaman/pembiayaan ke koperasi di seluruh Indonesia.
Dengan situasi di atas, sektor usaha yang paling terkena imbasnya adalah usaha mikro, kecil dan menengah. Tak terkecuali koperasi. LPDB-KUMKM memandang penting untuk hadir di tengah-tengah masyarakat terutama untuk menjaga dan melindungi keberadaan koperasi dan UMKM.
“Hal ini merupakan tugas utama yang harus terus diperjuangkan, terutama saat mengalami masa yang paling sulit akibat terjangan Covid-19,” tutur Supomo dalam video conference pada Senin (27/4/2020).
Sasaran mitra yang menerima dana pinjaman LPDB-KUMKM di tengah kondisi pandemi Covid-19, di antaranya koperasi yang terkena dampak signifikan akibat virus Covid-19, koperasi yang memiliki usaha berbasis ekspor baik langsung maupun anggotanya, dan koperasi bidang kesehatan terutama koperasi karyawan yang mendukung operasional rumah sakit melalui pinjaman/pembiayaan dana BPJS atau produksi alat kesehatan.
Selain itu, koperasi yang bergerak dalam sektor atau program prioritas Kemenkop, koperasi yang usahanya telah mendukung perekonomian setempat, dan koperasi yang usahanya di bidang substitusi import menjadi sasaran utama mitra penerima dana LPDB-KUMKM.
Restrukturisasi Pinjaman