Tutut bercerita, di tanggal ibunya meninggal dunia, dia sedang memimpin organisasi donor darah dunia di Prancis dan di London. Saat itu dia menjabat sebagai Presiden Donor Darah Dunia.
Setelah kembali ke Jakarta, Tutut bersama Soeharto berada satu mobil menuju makam di Giribangun. Di sanalah Soeharto bercerita padanya tentang keluhan almarhumah sebelum meninggal.
"Ibumu pagi itu, mengeluh," kata Soeharto sebagaimana ditulis Tutut.
Ibu Tien mengeluh sesak napas. Namun saat ditanyakan bagian tubuh mana yang sakit, almarhumah menjawab "ora ono (tidak ada)".
