Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Penumpang Positif Covid-19, Walkot Bekasi: Apa Salahnya KRL Disetop?

Wisnu Yusep , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2020 |14:10 WIB
3 Penumpang Positif Covid-19, Walkot Bekasi: Apa Salahnya KRL Disetop?
Walkot Bekasi, Rahmat Effendi. (Foto: Okezone.com/Wisnu Yusep)
A
A
A

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pergerakan penumpang di KRL Commuter Line sangat potensial menularkan virus corona atau Covid-19. Apalagi jika ada penumpang positif yang berstatus orang tanpa gejala (OTG)

"Bayangkan bila yang sehat (OTG) ke manapun saja dia pergi, sebanyak itu mereka akan menyebarkan ke orang lain," kata pria yang disapa Pepen itu kepada wartawan, Kamis (7/5/2020).

Terlebih, sudah didapati tiga penumpang KRL Bekasi-Jakarta positif corona. Otomastis bakal ada orang dalam pantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) baru.

Pepen mengatakan, dirinya bersama kepala daerah penyangga lainnya tengah menyiapkan konsep agar KRL berhenti operasi sementara. "Maka Pak Bima Arya (Wali Kota Bogor) sedang menyiapkan konsepnya bersama (kepada daerah) Bodebek," jelasnya.

Tes swab penumpang KRL.

Menurut Pepen, tidak ada salahnya KRL disetop sementara. Terlebih, belum lama ini pihaknya menemukan penumpang KRL yang positif corona berdasarkan hasil swab PCR.

Baca juga: Ibu Hamil, Balita & Lansia di Kota Bogor Dapat Bantuan Makanan Tambahan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement