Sejauh ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan rumah sakit guna melakukan autopsi terhadap dua jenazah yang masih berada di ruang jenazah.
Kepolisian sendiri merencanakan bakal membongkar makam para korban yang meninggal diduga minum miras tersebut guna dilakukan autopsi.
"Untuk menentukan penyebab kematiannya, mereka harus dilakukan autopsi," imbuhnya.
Baca juga: Pandemi Corona saat Bulan Puasa, Peredaran Miras Meningkat di Purwakarta