Sedangkan kasus pasien dalam pengawasan (PDP), lanjut dia, ada 1318. Kemudian selesai pengawasan sebanyak 571 kasus. Lalu untuk kasus kematian PDP terus naik menjadi 59 kasus.

Idris menerangkan bahwa kasus kematian PDP belum dapat disimpulkan karena positif corona, sebab masih menunggu hasil pemeriksaan swab atau polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium.
"Pada kasus orang dalam pemantauan (ODP) juga alami peningkatan yang cukup signifikan menjadi 3.396 kasus dan 1.809 kasus dinyatakan selesai," jelasnya.
Baca juga: Kota Tegal Kembali "Hijau", Waspadai Interaksi dengan Daerah Sekitar