59 Tenaga Medis Dikarantina, RSUD M Yunus Bengkulu Modifikasi Pelayanan

Demon Fajri, Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 340 2211047 59-tenaga-medis-dikarantina-rsud-m-yunus-bengkulu-modifikasi-pelayanan-ob95r19qQx.jpg RSUD M Yunus Bengkulu. (Foto: Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu Zulkimaulub Ritonga mengatakan sebanyak 59 tenaga medis di sana menjalani karantina. Puluhan tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, dan petugas lainnya itu dikarantina karena sempat kontak erat dengan pasien kasus 13 dan 14 yang dikonfirmasi positif covid-19.

"(Ada) 59 orang; dokter, perawat, dan petugas lain yang kontak erat dengan pasien ini (kasus 13 dan 14), sehingga kita lakukan isolasi dulu sampai menunggu hasil swab yang lebih kurang satu minggu hasilnya akan keluar," kata Zulki dalam keterangannya, Jumat (8/5/2020).

Baca juga: Ruang Isolasi di RSUZA Banda Aceh Kebanjiran, Pasien Covid-19 Dievakuasi 

Usai keputusan karantina ini, jelas Zulki, RSUD M Yunus melakukan modifikasi layanan secara umum. Contohnya pelayanan emergency dan poli harus berjalan, kecuali poli yang dokternya hanya satu orang, maka akan dialihkan dengan poli yang serumpun.

"Intinya rumah sakit ini harus tetap melakukan pelayanan sebisanya sesuai dengan SDM yang ada. Untuk saat ini kita masih menurunkan petugas kita, jadi modifikasinya memanfaatkan tenaga yang ada," jelasnya.

Info grafis virus corona (Covid-19). (Foto: Okezone)

Terkait adanya dokter spesialis yang dikarantina, ungkap Zulki, pihaknya belum memikirkan untuk meminta bantuan dokter spesialis dari provinsi lain. "Kita memaksimalkan tenaga yang ada untuk melakukan pelayanan," terangnya.

Baca juga: Kemenristek/BRIN Pilih 17 Usulan Terbaik Terkait Ide Penanganan Covid-19 

Dari 59 tenaga medis yang dikarantina, terang Zulki, ada dokter spesialis 6 orang, dokter umum 55 orang, sisanya perawat, petugas laboratorium, radiologi, dan petugas lain.

"Yang kontak erat dengan 2 pasien ini harus diisolasi. Tidak semua tenaga kesehatan dikarantina di Bapelkes Provunsi Bengkulu, namun ada juga yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Yang di Bapelkes ada sekira 30 hingga 40 tenaga kesehatan," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini