Dua Warga AS Didakwa dengan Tuduhan Terorisme Terkait Serangan ke Venezuela

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 09 Mei 2020 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 18 2211398 dua-warga-as-didakwa-dengan-tuduhan-terorisme-terkait-serangan-ke-venezuela-kS2HLyd2XF.jpg Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. (Foto: Reuters)

CARACAS - Venezuela mendakwa dua mantan tentara Amerika Serikat (AS) dengan tuduhan kejahatan terorisme dan konspirasi karena ambil bagian dalam upaya yang gagal untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro, demikian diumumkan Jaksa Agung negara itu pada Jumat (8/5/2020).

Luke Alexander Denman dan Airan Berry berada di antara sedikitnya 17 orang yang ditangkap oleh militer Venezuela setelah upaya penculikan Presiden Maduro yang digagalkan pasukan keamanan pada Minggu (3/5/2020) dini hari.

Diwartakan RT, Sabtu (9/5/2020), Jaksa Agung Tarek William Saab mengatakan para mantan tentara itu dituduh "terorisme, konspirasi, perdagangan gelap senjata perang dan asosiasi (kriminal)," dan bisa menghadapi hukuman penjara hingga 30 tahun.

Kantor Saab juga meminta penahanan dan ekstradisi veteran militer AS Jordan Goudreau dan dua warga Venezuela dituduh mengatur serangan yang gagal itu.

Pada Kamis (7/5/2020) Maduro mengatakan bahwa ada bukti yang akan segera terungkap, menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump sendiri yang memerintahkan rencana tersebut. Trump sendiri telah membantah tuduhan Maduro, mengatakan bahwa dia akan melakukan dengan cara yang berbeda, dengan invasi skala penuh.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini