Kades di Blora Diimbau Tidak Ragu Gunakan Dana Desa untuk Tangani Corona

Taufik Budi, Okezone · Senin 11 Mei 2020 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 11 512 2212220 kades-di-blora-diimbau-tidak-ragu-gunakan-dana-desa-untuk-tangani-corona-cJ5XIEAaWH.jpg Ilustrasi dana desa. (Foto: Dok Okezone)

BLORA – Seluruh kepala desa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diimbau tidak ragu menggunakan dana desa untuk penanggulangan pandemi corona virus disease (covid-19). Melalui anggaran tersebut diharapkan bisa mempercepat penanganan terhadap warga yang terdampak pandemi virus corona.

Sekretaris Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora Yayuk Windrati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah desa yang bahu-membahu melaksanakan kegiatan penanggulangan pandemi covid-19.

Baca juga: Tersedia Rp2,3 Triliun Dana Desa bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 di Jatim 

"Kepada seluruh kades dan seluruh jajarannya, kami apresiasi setinggi-tingginya karena telah mengawal penggunaan dana desa (DD) untuk penanggulangan covid-19 ini. Prioritas dana desa sesuai Permendes PDT Nomor 11 Tahun 2019 disebutkan untuk pembangunan dan pemberdayaan, namun karena adanya pandemi covid-19 ini maka dilakukan revisi," ungkap Yayuk, Minggu 10 Mei 2020.

Dia menjelaskan, revisi itu tertuang dalam Permendes PDT Nomor 6 Tahun 2020 yang pertama digunakan untuk padat karya tunai desa dan sudah realisasi pada pencairan tahan pertama.

"Jadi seluruh desa pada pencairan DD tahap pertama sudah dilakukan untuk padat karya tunai desa. Yang kedua DD digunakan untuk pencegahan dan penanganan covid-19. Masing-masing desa menggunakannya untuk pembelian CTPS, hand santizer, penyemprotan disinfektan, dan pembentukan posko gugus covid-19 yang berisi para relawan," ungkapnya.

Sedangkan penggunaan dana desa yang ketiga, lanjut dia, adalah untuk bantuan langsung tunai (BLT).

"Untuk BLT DD ini masih proses administrasi dan penyusunan mekanisme pelaksanaannya, petugas masih lembur mulai dari desa, kecamatan, hingga Dinas PMD. Kami berharap mohon dukungannya agar situasi kondusif sehingga bisa berjalan dengan baik dalam rangka penanggulangan dampak pandemi covid-19," lanjutnya.

Baca juga: Dana Desa Tangani Virus Corona, Kemendes Minta Dokumen Administrasi Segera Diselesaikan 

Selain sudah ada posko covid-19 di tiap desa, pihaknya juga berharap masyarakat menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal.

"Seperti kearifan lokal gotong royong. Apa yang kita lihat di sekitar jika ada yang butuh pertolongan mari kita bantu. Mulai dari RT, RW, bapak-bapak, ibu PKK, dasawisma, dan karang taruna bisa bergerak bersama memberikan pertolongan mulai dari lingkungan terkecil yang ada di sekitar kita. Semoga kita semua bisa meminimalisasi dampak pandemi ini," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini