MAKASSAR - Seorang anggota Babinsa TNI berinisial S korban penembakan oleh oknum polisi Bripka Her di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan berhasil melewati masa kritis, usai menjalani operasi di RS Pelamonia Makassar, pada Jumat 15 Mei 2020 malam. Hal itu diungkapkan, Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Infanteri Maskun Nafik.
Ia mengatakan, anggota TNI tersebut telah melewati masa kritis usai dokter yang menanganinya memastikan bahwa yang bersangkutan sudah siuman.
"Kondisinya saat ini dalam perawatan. Sudah dioperasi dan sudah sadar,” kata Maskun, Sabtu tadi malam.
Saat ini kata dia, korban sudah bisa diajak berkomunikasi dan masih fokus menjalani perawatan pascaoperasi. Sementara untuk kasus pidana penembakan terhadap oknum TNI Jeneponto sudah ditangani oleh Polda Sulsel. Terduga pelaku juga sudah ditahan.