nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Petugas Medis Covid-19 di Intan Jaya Ditembak KKB, Satu Dikabarkan Tewas

Edy Siswanto, Okezone · Jum'at 22 Mei 2020 22:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 22 340 2218285 2-petugas-medis-covid-19-di-intan-jaya-ditembak-kkb-satu-dikabarkan-tewas-UAVHXpZUPZ.jpg ilustrasi

JAYAPURA – Dua orang petugas medis yang tergabung dalam tim gugus tugas penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya, papua ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diwilayah itu, satu media dikabarkan meninggal dunia.

Kedua tenaga medis tersebut adalah, Almalek Bagau, SKM dan Eunico Somou, SKM. Keduanya adalah anggota gugus tugas penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Intan Jaya wilayah tugas Distrik Wandai. Eunico Somou, SKM dikabarkan meninggaldunia.

Kapolres Intan Jaya, AKBP Yuli Karre Pongbala kepada awak media di Jayapura membenarkan peristiwa penganiayaan dan penembakan yang menimpa 2 petugas medis tersebut.

“Jadi begini, kita belum bisa memberikan keterangan yang pasti. Karena kami susah ke TKP yang sangat jauh,” ungkapnya.

Dijelaskan, lokasi TKP penembakan tenaga medis tersebut belum memiliki pos pengamanan. Dari 8 distrik baru 3 yang ada pos keamanan, termasuk Kepolisian.

"Lima distrik yakni Tomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga belum ada pos keamanan dan juga anggota kepolisian disana. Selain itu juga ditempat kejadian melewati Komeho. Sementara kita rencananya besok akan ke lokasi,” katanya.

Kapolres mengatakan jika informasi terkait penembakan tersebut diperoleh dari Pastoran Bilai. Kapolres menyebut, kedua petugas medis ini ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai Tim Gugus Tugas Covid-19 diwilayah itu.

Ditegaskannya kedua korban ini adalah Gugus Tugas Tim Covid-19 dan mengantongi surat perintah dari Kepala Dinas Kesehatan Intan Jaya. Namun begitu pihaknya belum memastikan keduanya apakah ditembak atau lainnya.

“Saat ini kami dapat informasi 1 orang sudah meninggal. Kemudian yang satu korban lagi masih di Pastoran dan kondisinya kritis. Tapi kita belum tau pasti,apakah mereka ditembak atau dilukai. Kami belum pastikan itu karena kita belum melihat langsung,”ungkapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini