nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemudik Asal Jakarta Masih Nekat Melintas di Jalur Pantura Cirebon

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 22 Mei 2020 14:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 525 2218025 pemudik-asal-jakarta-masih-nekat-melintas-di-jalur-pantura-cirebon-35Tg4FL7YV.png Pemudik yang masih melintas di jalur pantura (foto: Okezone.com/Fathnur)

CIREBON - Memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, pemudik yang datang dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, nampak masih melintas di Jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (22/5/2020) siang.

Berdasarkan pantauan Okezone, volume kendaraan pemudik yang melintas hari ini jumlahnya mengalami penurunan, bila dibandingkan dengan hari Kamis kemarin. Rata-rata kendaraan pemudik ini merupakan kendaraan berplat nomor luar daerah Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes M Syahduddi menjelaskan, pihaknya selalu melakukan penyekatan di 13 titik chek point di wilayah hukum Polresta Cirebon. Selain di 13 titik tersebut, penyekatan juga dilakukan di beberapa jalur tikus yang kerap dipakai pemudik untuk mengelabui petugas.

 Mudik

Lanjut Syahduddi, ada kecenderungan kalau kendaraan pemudik yang melintas di Jalan Tol Cipali, akan keluar tol sebelum melewati Gerbang Tol (GT) Palimanan. Oleh sebab itu, Syahduddi pun kerap menerjunkan personel di sejumlah pintu tol untuk melakukan penyekatan.

"Ada indikasi ketika memasuki GT Palimanan, mungkin mereka tahu ada kegiatan penyekatan, mereka banyak yang keluar di pintu-pintu tol sebelum Palimanan," kata Syahduddi kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Ia menerangkan, bila didapati ada pengendara yang terindikasi akan melakukan mudik, maka pihaknya bakal memeriksa pengendara itu dan menyuruhnya untuk memutar balik kendaraannya.

"Sampai tadi malam ada beberapa kendaraan yang kita putar balik ke daerah asalnya. Penyekatan kita lakukan 24 jam. Ada tiga sift. Petugas bersiaga selama 12 jam," tambahnya.

Syahduddi menegaskan, sesuai ketentuan pemerintah, hingga saat ini mudik masih dilarang. Pihaknya bekerjasama dengan unsur-unsur terkait akan selalu melakukan penyekatan untuk menghalau pemudik.

"Sesuai anjuran pemerintah, sampai saat ini mudik masih dilarang. Artinya kita selalu melakukan kegiatan-kegiatan, terutama kegiatan penyekatan," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini