6.000 Polisi Siap Dikerahkan Kawal New Normal di Sumbar

Rus Akbar, Okezone · Selasa 26 Mei 2020 23:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 26 340 2219975 6-000-polisi-siap-dikerahkan-kawal-new-normal-di-sumbar-7VIwyxbPbX.jpg Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto (Foto: Rus Akbar)

PADANG - Pemerintah pusat akan melaksanakan skenario New Normal yang akan diterapkan di empat provinsi. Meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo. 

Khusus untuk Sumatera Barat, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan Polda Sumbar dan jajaran siap mendukung skenario New Normal tersebut, dengan tujuan untuk memberi ruang supaya aktivitas perekonomian bisa bangkit kembali.

"Kami (Polda Sumbar) tentu sangat mendukung kegiatan (new normal) tersebut. Karena kegiatan ekonomi harus berjalan," ujar Kapolda Sumbar, Selasa (26/5/2020).

Kapolda menyebut, bahwa Polda Sumbar siap mengerahkan 6.000 lebih personel kepolisian untuk mengawal skenario New Normal. Sebanyak 2/3 personel, memang sudah dikerahkan sejak operasi Ketupat dan Operasi Aman Nusa II.

"Operasi Ketupat untuk pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri. Sementara Operasi Aman Nusa yang juga mengawal penanganan Covid-19," katanya.

Baca Juga: 3 Agenda Pemerintah saat Penerapan New Normal

Kapolda Sumbar menambahkan, pengawalan polisi saat penerapan skenario New Normal nantinya untuk menegaskan kepada masyarakat, agar kembali mematuhi aturan protokol kesehatan, termasuk mematuhi maklumat Kapolri untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Iya, nanti kami akan tegaskan kepada masyarakat agar kembali mematuhi protokol kesehatan dan juga maklumat Kapolri,” tambahnya.

Dalam penerapan New Normal nantinya, para pelaku usaha akan diberi keleluasaan melakukan aktivitas, termasuk keluar masuk Sumbar dan bergerak antar kota dan kabupaten. Nantinya, kepolisian mendata para pelaku usaha di setiap posko.

"Jadi, akan ada pengecualian kepada mereka keluar masuk karena ada aktivitas dan kegiatan perekonomian. Supaya ekonomi kita terus berjalan," pungkas Irjen Pol Toni.

Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Peluang New Normal Dilebarkan ke Provinsi Lain

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini