JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pihaknya belum berencana untuk menunda Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020.
Sebanyak 270 kabupaten/kota dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota akan melangsungsungkan pesta demokrasi di tengah pandemi Covid-19. "Saya belum mendapatkan informasi," kata Tito di Kemendagri, Jakarta, Kamis (28/5/2020).
Tito menjelaskan bahwa tidak ada yang mampu menjamin kapan pandemi Covid-19 akan berakhir bila Pilkada serentak diundur pada 2021.
Selain itu, lanjut dia, sejumlah negara seperti Korea, hingga Prancis telah memutuskan untuk tetap menggelar pesta demokrasi di negaranya masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.
"Ada juga yang ditunda, tapi ditundanya bulan. Kita menunda bulan juga dari September menjadi Desember. Kalau kita laksanakan Desember kita adalah negara terakhir yang menyelenggarakan Pemilu yaitu bulan Desember," terangnya.