Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Belum Ada Rencana Menunda Pilkada Serentak 2020

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2020 |16:53 WIB
Belum Ada Rencana Menunda Pilkada Serentak 2020
Mendagri Tito Larnavian (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pihaknya belum berencana untuk menunda Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020.

Sebanyak 270 kabupaten/kota dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota akan melangsungsungkan pesta demokrasi di tengah pandemi Covid-19. "Saya belum mendapatkan informasi," kata Tito di Kemendagri, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Tito menjelaskan bahwa tidak ada yang mampu menjamin kapan pandemi Covid-19 akan berakhir bila Pilkada serentak diundur pada 2021.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah negara seperti Korea, hingga Prancis telah memutuskan untuk tetap menggelar pesta demokrasi di negaranya masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.

"Ada juga yang ditunda, tapi ditundanya bulan. Kita menunda bulan juga dari September menjadi Desember. Kalau kita laksanakan Desember kita adalah negara terakhir yang menyelenggarakan Pemilu yaitu bulan Desember," terangnya.

Baca Juga : 3 Warga China Dibunuh dan Dibakar di Pabrik Zambia, Diduga Terkait Diskriminasi

Tito optimis Pilkada serentak 2020 bisa bergulir dengan menerapkan protokoler kesehatan yang ketat. Ia pun menerangkan bahwa saat ini tahapan Pilkada serentak 2020 tengah dibahas bersama.

"Kita optimis berjalan, tetapi protokol kesehatan dijaga dibuat sedemikian rupa, sehingga ditahapan-tahapan kritis di TPS, pemutakhiran data, kemudian kampanye dibulan Oktober akhir, dan September kemudian pemungutan suara protokolnya betul-betul bisa diterapkan," tandasnya.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement