JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan protokol untuk persiapan new normal atau tatanan hidup baru di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
"Kami Provinsi sudah menyiapkan tahapan-tahapan protokol Covid untuk perkantoran stasiun, bandara, dan di mal-mal. Di halte juga kami siapkan, konsepnya sudah selesai dan sudah final. Namun, tinggal kapan diberlakukannya,” kata Riza Patria saat ditanya terkait persiapan ‘New Normal’ di Special Report iNews TV, Kamis (28/5/2020).
Pria yang karib disapa Ariza kembali menegaskan bahwa saat ini DKI Jakarta masih berada dalam tahap ketiga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ia berharap bahwa PSBB terakhir ini bisa menjadi penentu menuju skenario new normal.
“Di masa-masa akhir ini kita bisa mencapai satu situasi yang membaik sehingga tanggal 5 Juni itu dapat menjadi masa baru atau fase baru yakni masa transisi untuk masa kenormalan baru. Masa transisi ini menjadi penting apakah tempat ibadah akan dibuka kembali,” kata Ariza.
Ariza menambahkan pihaknya juga berharap masyarakat mampu memanfaatkan PSBB tahap 3 untuk terus disiplin, sehingga angka kasus Covid-19 menurun.
Ia melanjutkan jika new normal sudah diterapkan seluruh presentase orang yang berada di tempat umum akan di atur. Pemerintah Provinsi Jakarta juga akan menyiapkan sarana dan prasarana untuk memenuhi aturan new normal.
Baca Juga : Lihat dari Dekat GOR Gambir, Tempat Karantina Pendatang yang Tak Punya SIKM
“Kita akan atur presentase orang masuk kantor, mal, masjid, pasar dan ruang terbuka akan kami atur. Dan diumumkan pada situasi yang baik. Tidak hanya presentasenya, termasuk juga soal kendaraan akan kami atur bahkan ditempat-tempat umum. Yang paling penting adalah menjadi tanggung jawab kami dan juga menyiapkan aparat, sarana, dan prasarana selain kebijakan,” jelas Ariza.
Dirinya pun menambahkan aturan ini nantinya akan dilakukan secara bertahap. “Kami harus menyiapkan petugas di banyak titik, masyarakat juga harus menggunakan masker, cuci tangan, pakai sabuk, jaga jarak. Dan harus dibatasi setengahnya, misal kursi yang seharunya empat hanya dua. Semuanya akan dibatasi sesuai protokol, sudah ada aturannya tapi tinggal tanggalnya kapan sesuai displin warga (dimasa PSBB),” kata Ariza.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.