Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bertahan di Tengah Covid-19, UKM di Manado Beralih Produksi APD

Subhan Sabu , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2020 |13:13 WIB
Bertahan di Tengah Covid-19, UKM di Manado Beralih Produksi APD
(Foto: Subhan Sabu/Okezone)
A
A
A

Selain itu juga Sisko juga mulai mendapatkan permintaan APD dari beberapa toko sehingga dia sampai saat ini terus mempertahankan untuk APD menjadi produk dari salah satu usaha miliknya.

Bahan kain yang digunakan oleh Sisko sendiri berjenis non woven polypropylene atau biasa disebut spunbond. Ada dua jenis APD yang diproduksi dengan perbedaan gramasi atau ketebalan bahan yakni jumpsuit disposable atau biasa disebut hazmat dengan tebal 50 gramasi dan 75 gramasi. Juga ada lapisan akhir APD hanya saja belum diproduksi lebih lanjut.

"Itu yang menjadi salah satu produk penopang untuk menambah omzet dari usaha kami. Salah satu tujuannya juga yaitu mempertahankan beberapa karyawan yang masih bisa kami upayakan agar masih ada penghasilan begitu juga dengan tenaga-tenaga produksi kami agar mereka juga masih ada pendapatan dari beberapa hasil produksi yang kami buat walaupun memang produksi kami sudah tidak seperti biasanya," jelasnya.

Jumlah keseluruhan karyawan yang dimiliki sebelumnya berjumlah sekira 18 orang, namun kini yang tersisa tinggal 4 orang itu pun yang bisa double job yang dipertahankan, seperti bagian office membantu bagian produksi.

Setiap bulannya Sisko bisa meraih untung 30 sampai 40 dari furniture, bahkan bila digabung dengan omzet dari beberapa projek, keuntungan bisa mencapai 80 sampai ratusan juta. Kini usahanya mengalami drop sampai dengan 80 persen.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement