MINNEAPOLIS - Kematian seorang pria kulit hitam tak bersenjata, George Floyd (46), di tangan polisi memicu kerusuhan di Kota Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat.
Gubernur Minnesota Tim Walz mengerahkan pasukan garda nasional negara bagian itu pada hari Kamis (28/05) atas permintaan walikota Minneapolis dan St. Paul yang bertetangga, menyatakan situasi yang terjadi sebagai "darurat masa damai".
Dia mengatakan penjarahan, perusakan dan pembakaran pada malam sebelumnya telah mengakibatkan kerusakan pada banyak tempat usaha, termasuk yang dimiliki oleh minoritas.
"Kematian George Floyd harus mengarah pada keadilan dan perubahan sistemik, tidak lebih banyak kematian dan kehancuran," katanya dalam sebuah pernyataan yang menyerukan semua protes untuk tetap damai.
Officials in #Minneapolis would rather set in motion hundreds of millions of dollars in damage to the city....
— Tariq Nasheed 🇺🇸 (@tariqnasheed) May 28, 2020
instead of arresting a low life degenerate killer who worked for the city.
White city officials are willing to destroy their own city, just to protect a race soldier? pic.twitter.com/umVsK6QrST
Sejumlah laporan mengungkapkan satu pos posi diserang dan dibakar, sementara petugas tampak kabur. Ini adalah Kantor Polisi Distrik 3 Minneapolis, yang diyakini merupakan pos polisi dimana para petugas yang terlibat dalam pembunuhan George Floyd bekerja.
Walikota Minneapolis, Jacob Frey, Rabu, menyerukan dakwaan kriminal terhadap polisi yang terekam sedang menekan leher Floyd ke tanah. Empat petugas polisi yang terlibat dalam penangkapan telah dipecat.
Pihak berwenang mengidentifikasi empat petugas yang terlibat adalah Derek Chauvin, Tou Thao, Thomas Lane dan J Alexander Kueng.
Media lokal menyebut Chauvin sebagai petugas yang terlihat dengan lututnya berada di leher Floyd.
Apa yang terjadi pada George Floyd?
Petugas kepolisian sedang menanggapi laporan penggunaan uang palsu, dan mereka mendekati Floyd yang sedang berada di kendaraannya.
Menurut polisi, ia diminta untuk menjauh dari kendaraannya dan secara fisik melawan petugas.
Pernyataan polisi menyebutkan: “Petugas berhasil memborgol tersangka dan mencatat ia tampak mengalami tekanan medis”.
Video yang diambil dari lokasi peristiwa tidak memperlihatkan bagaimana awal konfrontasi itu.
George Floyd tewas setelah ditahan dan tercekik lutut polisi. Ini bukan pertama kalinya warga berkulit hitam tewas akibat kekerasan polisi di AS.
— VOA Indonesia (@voaindonesia) May 29, 2020
Sementara Christian Cooper minta Amy Cooper (tak ada hubungan darah) memasang tali pada anjingnya. Amy menolak, lalu menelpon polisi. pic.twitter.com/bP1K72h5PK
Video itu memperlihatkan seorang petugas polisi kulit putih menggunakan lututnya untuk menekan leher Floyd ke tanah.
George Floyd mengerang "tolong, saya tak bisa bernapas" dan "jangan bunuh saya" sementara itu orang-orang yang lewat menyerukan kepada para petugas untuk melepaskannya.
George Floyd lalu berhenti bergerak, dan ambulans tiba untuk membawanya ke rumah sakit. Tak lama Floyd meninggal di sana.
Federasi Petugas Kepolisian Minneapolis mengatakan para petugas kooperatif selama penyelidikan. Dalam sebuah pernyataan kepada media lokal, federasi mengatakan "sekarang bukan waktunya untuk segera menghakimi".
"Kita harus meninjau semua video. Kita harus menunggu laporan pemeriksaan medis."
Tanggapan Keluarga
Saudara lak-laki Floyd, Philonise Floyd berharap personel polisi yang terlibat dalam kasus ini mendapat hukuman mati.
"Saya tidak akan mendapatkan kembali saudara laki-laki saya," ujarnya kepada CNN pada Kamis (28/05).
"Kami butuh keadilan," ujarnya kemudian.
Dengan mata berkaca-kaca, dia mengatakan petugas yang "mengeksekusi saudaranya di siang bolong" harus ditangkap dan dia "muak melihat banyak orang kulit hitam meninggal dunia".
Dia menambahkan dia memahami alasan dibalik kerusuhan yang dipicu oleh kematian saudara laki-lakinya.
Kepala Kepolisian Minneapolis Medaria Arradondo meminta maaf atas "rasa sakit, kesedihan dan trauma" yang disebabkan oleh kematian Floyd dan mengatakan departemennya telah berkontribusi pada "hilangnya harapan" di kota itu.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.