Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Tapanuli Utara

Robert Fernando H Siregar, Okezone · Sabtu 30 Mei 2020 23:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 30 340 2222198 angin-puting-beliung-rusak-puluhan-rumah-di-tapanuli-utara-dLCxo95LLJ.jpeg Foto: Okezone

TAPANULI UTARA - Hujan lebat dan badai petir melanda Tarutung ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara. Hujan lebat dan badai petir itu, akhirnya mengakibatkan terjadinya angin puting beliung yang merusak puluhan rumah masyarakat.

Ronni Lumbantobing (45), warga Dusun Lumban Maradang, Desa Hutatoruan IV Saitnihuta, Kecamatan Tarutung Taput, salah satu warga yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung mengatakan, hujan lebat yang disertai angin puting beliung, menerjang rumahnya sekitar Pukul 16.30 WIB.

"Angin puting beliung menerjang atap rumah saya, sekitar pukul 16.30 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material lumayan dan biaya untuk memperbaiki kembali atap rumah. Di Dusun ini ada sekitar 6 unit rumah yang rusak dan 1 unit diantaranya tertimpa pokok bambu yang tumbang,"ujar Ronni Lumbantobing yang juga Sekretaris di Desa itu kepada Okezone, Sabtu (30/5/2020).

Pantauan Okezone, di Desa Siraja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita Taput, banyak rumah masyarakat yang rusak diterjang angin puting beliung. Juga terlihat ada fasilitas umum yang rusak, yakni atap sekolah dasar negeri dan atap gereja.

Demikian juga terpantau di Jalan Raja Johannes Tarutung Taput, beberapa atap rumah masyarakat rusak diterjang angin puting beliung. Begitu hujan reda, terlihat masyarakat memperbaiki atap rumah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Taput, Bonggas Pasaribu mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat bencana angin puting beliung tersebut.

"Tidak ada korban jiwa akibat bencana angin puting beliung itu, berakibat terjadi kerusakan rumah masyarakat,"ujarnya.

"Laporan yang saya terima masih dari Desa Siraja Hutagalung Siatas Barita dan untuk data berapa kerusakan, besok baru dapat kita peroleh. Sebab, malam ini anggota turun ke masyarakat, aliran arus listrik PLN padam. Hingga terkendala dalam pendataan,"tutup Bonggas.

(fmi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini