Warga saat itu yang berkumpul tak berani mendekati rumah tempat kejadian lantaran pelaku masih memegtang parang. Pada pukul 09.30, sejumlah aparat kepolisian pun tiba dan meminta agar pelaku menyerahkan diri.
Bukannya menyerah, pelaku justru kian membabi buta dan berusaha menyerang petugas meski telah dilepaskan tembakan peringatan. Akhirnya petugas harus melumpuhkan pelaku dengan satu tembakan di bagian paha hingga tersungkur.
Baca Juga : 127 Anak di Surabaya Terpapar Covid-19
Aparat kepolisian dari Mapolres Mamuju Tengah kemudian mengamankan pelaku dan lagsung dievakauasi ke rumah sakit. Sedangkan korban sudah mengenaskan tewas di tempat dengan mengalami luka bacokan berkakli-kali.
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Muhammad Zakiy mengatakan, motif kasus pembunuhan sadis ini masih didalami pihak Reskrim dan petugas masih mengambil keterangan sejumlah saksi saksi.
(Angkasa Yudhistira)