Warga Aceh Besar Serahkan Senpi dan 14 Amunisi Aktif ke Polisi

Taufan Mustafa, iNews · Senin 15 Juni 2020 01:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 340 2229973 warga-aceh-besar-serahkan-senpi-dan-14-amunisi-aktif-ke-polisi-BrqJ8zbpUu.jpg Ilustrasi (Ist)

BANDA ACEH – Seorang warga Aceh Besar menyerahkan sepucuk senjata api (senpi) jenis FN warna silver ke Kapolsek Baitussalam, Ipda Safrizal. Warga tersebut juga menyerahkan 14 butir amunisi aktif jenis Pin 45 Auto di Mapolsek Baitussalam, Minggu (14/6/2020).

Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto melalui Kapolsek Baitussalam, Ipda Safrizal, yang dihubungi wartawan, membenarkan penyerahan senpi jenis FN beserta 14 butir amunisi ini atas sukarela warga.

"Warga Aceh Besar yang tidak mau disebutkan namanya demi keamanan menyerahkan sepucuk senpi jenis FN beserta 14 butir amunisi ini secara sukarela. Hal ini merupakan apresiasi kinerja Kapolsek Baitussalam beserta personelnya dalam melakukan penyuluhan hukum terhadap warga setempat," ujar Kapolsek mengutip keterangan dari warga tersebut.

Ilustrasi

Beberapa hari terakhir, Kapolsek Baitussalam beserta personelnya melakukan penyuluhan hukum kepada warga setempat serta menempelkan imbauan selebaran di tempat-tempat keramaian. Selebaran dan penyuluhan hukum itu membuat warga tersentuh hatinya untuk menyerahkan sepucuk senjata api beserta amunisi yang masih aktif.

Ipda Safrizal menjelaskan, sekitar 00.30 WIB yang bersangkutan menerima telefon dari warga yang tidak ingin menyebutkan identitasnya untuk bertemu di suatu tempat yang telah ditentukan oleh si penelepon tersebut.

"Atas bujuk rayu, warga tersebut bersedia mengantar langsung ke Polsek Baitussalam dengan mengendarai sepeda motor dan langsung disambut personel yang sedang melaksanakan piket jaga serta mengarahkan bertemu Kapolsek," ucap Kapolsek yang didampingi Kanit Reskrim.

"Kami atas nama kepolisian berterima kasih kepada warga atas kepercayaan kepada polisi dan terutama kepada warga yang ikut menyerahkan senpi tersebut, dari amatan senpi tersebut merupakan sisa konflik, senjata bersama amunisi tersebut masih aktif. Kita juga belum mendapatkan informasi pemilik senpi tersebut apakah mantan GAM atau bukan, " kata Safrizal.

Kapolsek menjelaskan, warga yang menyerahkan senpi tersebut tersentuh hatinya dengan kegiatan penyuluhan hukum yang disampaikan Kapolsek Baitussalam dalam bertugas. Ia memohon dukungan kepada seluruh warga untuk saling menjaga keamanan bersama-sama.

Menurut keterangan dari warga, senpi tersebut berasal dari rekannya yang sudah meninggal dunia. Ia mengetahui di mana lokasi disimpan senjata api tersebut semasa hidup rekannya. Namun, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, ia beriktikad mengambil dan menyerahkan kepada Kapolsek Baitussalam.

Baca Juga : 3 Anggota Polisi Diamankan Diduga Terlibat Jual Beli Senpi Curian

"Selanjutnya senpi tersebut akan diserahkan kepada Kapolresta Banda Aceh untuk ditindaklanjuti. Kita imbau kepada warga yang masih menyimpan atau menguasai senpi ataupun bahan peledak lainnya segera menyerahkan ke polisi. Karena jika ditemukan dalam razia atau penggerebekan nantinya, petugas akan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tutur Kapolsek Baitussalam.

Baca Juga : Polisi Tangkap 6 Pemilik Senpi Ilegal, 20 Senjata Api Diamankan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini