MAGELANG - Nasib apes menimpa Widiyanto (38), warga Desa Sewukan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Korban yang sedang berburu musang harus meregang nyawa akibat tertembus peluru temannya.
Peristiwa nahas itu bermula saat korban bersama dua rekannya berburu musang di eks Dusun Ngori, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, pada Senin 15 Juni pukul 04.30 WIB. Termasuk di antaranya adalah terduga pelaku SF (29), warga Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.
Ketiganya segera menyusun strategi untuk berburu. Mereka sepakat berpencar agar memudahkan mencari musang, dan akan berkumpul di tempat semula setelah matahari mulai terbit.
Saat itulah, SF yang membawa senapan angin mendengar suara berisik dari semak-semak tanaman. Terlebih, semak-semak itu juga terlihat bergerak-gerak seperti tempat persembunyian musang.
“Kejadian pada Senin 15 Juni pukul 06.00 WIB, ditemukan seorang laki-laki yang meninggal dunia akibat tertembak oleh senapan angin berkaliber 4,5 mili meter,” kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Hadi Handoko, Selasa (16/6/2020).
Tak ingin buruannya lepas, SF membidik semak-semak dengan jarak pandang sekira 30 meter. Secepat kilat peluru melesat tepat di tengah semak-semak. Sempat tertegun sejenak menunggu pergerakan dari balik semak-semak, hingga kemudian berlari mendekat.
"Dikiranya musang, kemudian dia menembak tapi ternyata setelah didekati langsung teriak ‘Aduh’. Namun ternyata yang dia tembak adalah temannya sendiri yakni korban atas nama Widiyanto,” ujar Hadi.