175 Tenaga Kesehatan di Jatim Positif Corona, Mayoritas Tertular dari Luar Rumah Sakit

Lukman Hakim, Koran SI · Selasa 16 Juni 2020 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 519 2230650 175-tenaga-kesehatan-di-jatim-positif-corona-mayoritas-tertular-dari-luar-rumah-sakit-JjiZ5oQqDk.jpg Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)

SURABAYA – Sebanyak 175 tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Timur positif terjangkit virus corona (Covid-19) hingga Senin (15/6/2020).

Surabaya menjadi wilayah terbanyak dengan kasus nakes positif corona yakni dengan 45 orang. Disusul Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Sidoarjo yang masing-masing sebanyak 12 kasus.

Nakes yang terpapar virus corona itu terdiri atas dokter, perawat, tenaga laboratorium, cleaning service kamar, sopir ambulans, dokter gigi, karyawan RS, apoteker, admin RS, petugas surveilans, bidan, dan petugas gizi. Para nakes positif Covid-19 ini berasal dari sejumlah RS di Jatim. Dari total jumlah nakes positif Covid-19, yang meninggal dunia sebanyak 3 persen.

“Dari jumlah tenaga kesehatan yang positif Covid-19, terbanyak adalah perawat dan dokter,” kata Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso di Gedung Negara Grahadi, mengutip Sindonews, Senin (15/6/2020).

Ilustrasi

Kohar menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan tracing atau pelacakan. Baik ke keluarga nakes yang terpapar maupun memperketat protokol kesehatan untuk nakes saat menjalankan tugas di tengah pandemi. Menurutnya, para nakes yang terpapar tidak tertular saat merawat pasien Covid-19. Melainkan di luar ruang perawatan pasien Covid-19.

“Kebanyakan tertular dari luar rumah sakit,” tutur Kohar.

Sementara itu, data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan, angka kematian pasien COVID-19 di Jatim mencapai 638 orang. Jumlah itu melampau DKI Jakarta yang sebanyak 580 orang.

“Covid-19 ini tidak main-main. Masih banyak yang tidak percaya penyakit ini ada. Memang tidak bisa kita lihat secara langsung, tapi efek yang ditimbulkan jelas terlihat. Bila tak paham ada yang positif kemudian dekat dengan orang itu, hampir dipastikan tertular,” kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi.

Di Jatim, pada Senin (15/6/2020), ada penambahan sebanyak 292 kasus positif Covid-19 sehingga total kasus positif sebanyak 8.072 orang.

Dari jumlah penambahan itu, terbanyak dari Kota Surabaya 105 kasus. Diikuti 41 kasus dari Tulungagung, 38 dari Gresik, 29 kasus dari Kabupaten Pasuruan, 27 kasus dari Sidoarjo, 12 kasus dari Jombang, 11 kasus dari Bangkalan, 9 kasus dari Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga : Rapid Test Massal BIN di Surabaya: 3.051 Reaktif dan 1.158 Positif Corona

Kemudian 7 kasus dari Bojonegoro, 3 kasus dari Jember, 3 dari Lamongan, 2 dari Kota Malang, 1 dari Lumajang, 1 dari Kabupaten Madiun, 1 dari Pacitan, 1 dari Pamekasan, dan 1 dari Kota Pasuruan.

Baca Juga : Khofifah Maksimalkan Pemeriksaan Covid-19 di Zona Merah

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini