Ini Jadwal Gerhana Matahari Cincin yang Akan Hiasi Langit Indonesia

Demon Fajri, Okezone · Rabu 17 Juni 2020 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 340 2231412 ini-jadwal-gerhana-matahari-cincin-yang-akan-hiasi-langit-indonesia-zLYwjLRbep.jpg Ilustrasi gerhana matahari cincin (Foto: ist)

Lalu, di Kabupaten Mukomuko, kontak awal pada pukul 14.29 WIB, puncak gerhana pukul 14.56 WIB, kontak akhir 15.21 WIB, dengan durasi gerhana 51 menit, 23,9 detik, dan magnitudo gerhana 0,030.

Kemudian, di Muara Aman, Kabupaten Lebong, kontak awal pada pukul 14.36 WIB, puncak gerhana pukul 14.59 WIB, kontak akhir 15.21 WIB, dengan durasi gerhana 44 menit, 27,1 detik, dan magnitudo gerhana 0,024.

Selanjutnya, di Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, kontak awal pada pukul 14.41 WIB, puncak gerhana pukul 14.59 WIB, kontak akhir 15.17 WIB, dengan durasi gerhana 36 menit, 27,1 detik, dan magnitudo gerhana 0,016.

Di Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, kontak awal pada pukul 14.46 WIB, puncak gerhana pukul 15.00 WIB, kontak akhir 15.13 WIB, dengan durasi gerhana 26 menit, 12,6 detik, dan magnitudo gerhana 0,008.

Di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, kontak awal pada pukul 14.40 WIB, puncak gerhana pukul 15.00 WIB, kontak akhir 15.19 WIB, dengan durasi gerhana 38 menit, 29,7 detik, dan magnitudo gerhana 0,018.

Kabupaten Kepahiang, kontak awal pukul 14.43 WIB, puncak gerhana pukul 15.00 WIB, kontak akhir 15.17 WIB, dengan durasi gerhana 34 menit, 3,3 detik, dan magnitudo gerhana 0,014.

Dan di Kecamatan Tais, Kabupaten Seluma, kontak awal pada pukul 14.54 WIB, puncak gerhana pukul 15.00 WIB, kontak akhir 15.06 WIB, dengan durasi gerhana 11 menit, 47,7 detik, dan magnitudo gerhana 0,002.

''GMC didua kabupaten di Bengkulu tidak teramati, seperti di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur,'' jelas Litman.

Untuk mengamati GMC, terang Litman, bisa diamati dengan menggunakan kaca mata. Namun, GMC juga bisa diamati dengan mata telanjang. Sementara, dari BMKG Kepahiang, kata Litman, akan mengamati di kantor Stasiun Geofisika, Kelas III Kepahiang.

''Bisa diamati dengan mata telanjang, sebaiknya menggunakan pelindung kaca mata. Sebab, GMC di Bengkulu, tertutup sedikit,'' pungkas Litman.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini