Seluruh Tenaga Medis Dikarantina, Penutupan IGD RSUD Nganjuk Diperpanjang

Mukhtar Bagus, iNews · Rabu 17 Juni 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 519 2231474 seluruh-tenaga-medis-dikarantina-penutupan-igd-rsud-nganjuk-diperpanjang-5pDJoIxeLp.jpg Penutupan IGD RSUD Nganjuk diperpanjang/Foto: tangkapan layar (Mukhtar Bagus-iNews)

NGANJUK - Pemerintah memperpanjang masa penutupan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Nganjuk, jawa Timur hingga 21 Juni 2020. Keputusan itu dikeluarkan karena seluruh tenaga medis yang bertugas di IGD harus menjalani karantina setelah salah satu dokter positif Covid-19, beberapa waktu lalu.

Hingga Rabu (17/6/2020), IGD RSUD Nganjuk tidak melayani pasien umum. Manajemen rumah sakit hanya membuka IGD pada jam tertentu khusus melayani pasien Covid-19 yang dirujuk Puskesmas atau tempat isolasi pemerintah.

Rencananya IGD ditutup pada 10 hingga 15 juni 2020. Dalam perkembangannya, pemerintah memutuskan penutupan IGD diperpanjang hingga 21 juni 2020.

Baca juga: Dokter Positif Covid-19, IGD RSUD Nganjuk Ditutup

"Alasannya karena para petugas medis yang biasanya bertugas di IGD masih menjalani karantina akibat kontak dengan dokter yang positif Covid-19," kata Humas RSUD Nganjuk Eko Santoso.

Eko menjelaskan, pada 22 juni 2020, IGD baru akan dibuka untuk melayani pasien umum. Pelayanan normal baru bisa dilakukan setelah ruang IGD dinyatakan steril dan seluruh petugasnya sudah siap.

"Kami terus melakukan disinfektan ruangan IGD dan membersihkan peralatan. Setelah siap semua, IGD akan dibuka kembali selama 24 jam," papanya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang membutuhkan layanan gawat darurat dialihkan ke rumah lainnya seperti Rumah Sakit Islam atau Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini