Share

Lembang Diteror Monyet, Warga: Kalau Datang Segerembol Jarah Rumah

CDB Yudistira, Okezone · Jum'at 19 Juni 2020 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 525 2232857 lembang-diteror-monyet-warga-kalau-datang-segerembol-jarah-rumah-J2faRdy4jO.jpg Monyer di Lembang serang rumah warga (Foto: Ist)

BANDUNG - Warga di Kampung Andir, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Bandung Barat, beberapa waktu ke belakang kerap mendapat teror dari sekelompok monyet liar.

Kelompok monyet yang berjumlah puluhan itu, kerap mengepung rumah warga, untuk menjarah barang-barang warga, mulai dari pakaian hingga makanan.

"Kalau datang itu segerombolan, jumlahnya bisa sampai puluhan," kata Yanti (42) seorang warga yang rumahnya pernah dikepung kelompok monyet, saat ditemui, dikediamannya, Jumat (19/6/2020).

Yanti menuturkan, dahulunya tak pernah ada rumah warga yang disatroni kelompok monyet ini. Namun dua tahun belakang, kelompok monyet yang berasal dari kawasan perkebunan yang berada di belakang rumah warga, kerap menyerang ke pemukiman.

"Kalau nyerang warga enggak pernah, tapi biasanya ngambil pakaian yang dijemur, makanan," katanya.

Warga Kampung Andir, punya ‎cara tersendiri untuk mengusir kelompok monyet liar tersebut. Biasanya, warga menyalakan petasan untuk mengusir satwa itu.

"Kalau hanya di usir mah, enggak akan pada pergi. Kalau pakai petasan, baru mereka pada kabur," ucapnya.

Tak jarang, kelompok monyet itu juga kerap melakukan pengerusakan. Atap rumah warga, bahkan sampai ada yang rusak berat akibat serangan monyet itu.

Namun, menurut Yanti, kelompok monyet itu juga dapat menghibur warga, dengan berbagai tingkah dari barang-barang yang dicurinya.

"Pernah waktu itu ngambil kerudung yang lagi dijemur. Terus dipakainya. Lucu emang, tapi kita warga keselnya, kalau sudah ngerusak atap sama ngambil makanan," katanya.

Warga lainnya, Nanang (55) menuturkan, ‎warga sempat kesal dengan aksi kelompok monyet liar tersebut, yang semakin banyak berulah dan membuat kerusakan terhadap rumah warga.

Di suatu waktu di antara bulan April hingga dengan Juni, seorang warga pernah ada yang menembak mati monyet tersebut.

"Kalau enggak salah bulan kemarin yah, ditembak sampai mati itu monyet yang ukurannya paling besar. Sempat tidak datang lagi, tapi cuma dua atau tiga hari yah, tapi sekarang datang lagi," kata Nanang.

Nanang menyebut, monyet-monyet liar tersebut, sejak dulu memang ada. Nanang yang memang warga asli Kampung Andir menyebut, tidak pernah ada monyet-monyet tersebut, masuk ke pemukiman warga.

"Tapi sekarang, mereka mulai masuk ke pemukiman warga, enggak tahu penyebabnya apa," kata dia.

Menanggapi fenomena aksi kelompok monyet tersebut, Taufik Hamzah, sebagai Penyuluh Kehutanan BBKSDA, Jawa Barat, Wilayah IV, saat dihubungi via ponselnya mengatakan, jika kawasan Lembang tersebut bukan hanya hutan konservasi, namun ada juga hutan lindung dan hutan produksi.

"Kemungkinan itu dari habitat aslinya, lari ke pemukiman warga. Saya yakin itu dari habitat aslinya, cuma habitat aslinya ini perlu ditelusuri. Kalau dari kawasan konservasi, maka BBKSDA yang harus menindak lanjuti," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini