Akhir Pelarian "Kolor Ijo", Maling yang Beraksi Hanya Gunakan Celana Dalam

Rus Akbar, Okezone · Senin 22 Juni 2020 09:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 340 2234062 akhir-pelarian-kolor-ijo-maling-yang-beraksi-hanya-gunakan-celana-dalam-syO3IW05Kw.jpg Ilustrasi

PADANG PARIAMAN - Pelarian ETY (42) seorang maling spesialis memakai celana dalam saat beraksi atau dikenal kolor ijo akhir berakhir.

Pelarian Kolor Ijo berakhir setelah Tim Gagak Hitam dari Polres Padang Pariaman Sumatera Barat menangkapnya Kompleks Aku Tahu Sungai Panas, Kota Batam.

Menurut Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman Iptu Abdul Kadir Jailani, penangkapan pelaku tersebut berdasarkan laporan polisi LP/70/XII/2019/Polres tanggal 2 Desember 2019. Korban atas nama Amir Guci mengalami kerugian sebesar Rp10 juta.

"Dalam beraksi, pelaku dikabarkan tidak memakai baju dan celana. Dia hanya mengenakan celana dalam. Aksi pelaku itu dikenal sebagai aksi kolor ijo oleh warga. Aksinya sangat meresahkan masyarakat,” ungkapny Minggu (21/6/2020).

Setelah melakukan aksi tersebut kata Abdul, tersangka langsung kabur ke Jakarta. Selanjutnya, hasil penyelidikan pelaku terlacak berada di Kompleks Aku Tahu Sungai Panas, Kota Batam. Pihak kepolisian kemudian melakukan penangkapan pada Sabtu kemarin.

"Setelah melakukan aksinya kita sempat melacak tersangka di rumah orang tuanya di Pulau Koto Nan Sabaris. Namun, saat dilakukan penggerebekan pelaku berhasil kabur melarikan diri ke Jakarta," ucapnya

Satu bulan lamanya kabur ke Jakarta, kemudian pindah ke Kota Batam. Tim Gagak Hitam melakukan pengejaran, pelaku sedang bekerja di kedai nasi.

"Saat kita tangkap tersangka ini tidak melakukan perlawanan dan langsung kita bawa ke Polres Padang Pariaman. Setelah kita melakukan interogasi pelaku melakukan aksinya dengan masuk rumah korban sebanyak empat kali dengan memakai celana dalam," kata Kasat.

Lanjut Abdul tempat yang disantroninya itu tiga kali di wilayah Kecamatan Nan Sabaris dan satu kali di wilayah Kecamatan Pariaman Utara. Dari penangkapan pelaku disita, satu unit ponsel. 'Kita masih terus menggali informasi darinya, untuk saat ini kita tahan di Mapolres," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini