Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyerangan OTK ke Wakapolres Karanganyar Dilakukan saat Rangkaian HUT Bhayangkara

Bramantyo , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2020 |07:25 WIB
Penyerangan OTK ke Wakapolres Karanganyar Dilakukan saat Rangkaian HUT Bhayangkara
A
A
A

KARANGANYAR - Insiden Penyerangan orang tak dikenal (OTK) yang melukai Wakapolres Karanganyar Kompol Bursoni serta sopir dinas Hanip Aryono dan seorang warga sipil saat tengah melakukan susur Gunung Lawu, merupakan rangkaian dari Hari Bhayangkara Polri ke 74.

Salah satu acara bhakti sosial dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke 74 adalah susur gunung. Susur Gunung itu sendiri dalam rangka reboisasi sebagai bentuk kepedulian polisi kepada alam.

Sekitar 200 orang terbagi menjadi tiga kelompok terpisah pada acara susur gunung tersebut. Regu pertama susur gunung melintas dari Kecamatan Ngargoyoso, regu kedua cemoro kandang Tawangmangu dan regu ketiga melintas dari Kecamatan Jenawi.

Ketiga regu itu berjalan melintas tiga kecamatan dan sesuai rencana akan bertemu bersama di Puncak Hargodumilah. Namun apa yang terjadi?

Justru insiden pembacokan yang didapati. Pada regu kedua yang mana Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni memimpin diserang oleh orang tak dikenal.

Baca Juga: Pelaku Tewas, Ini Kronologi Lengkap Penyerangan Wakapolres Karanganyar di Gunung Lawu

Akibatnya Wakapolres alami luka dibagian tangan dan sopirnya Hanip Aryono luka dibagian dada belakang serta tangan. Sedangkan seorang warga yang berusaha membela Wakapolres juga terkena sabetan di tangan dan kepala belakang.

Ketiganya kini dirawat di RSUD Karanganyar, sementara pelaku ditembak mati oleh anggota polisi lainnya. Tak pelak Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi langsung turun ke TKP dan besok ke RSUD Karanganyar.

Kapolda Jateng mengaku terus mencari motif dibalik pembacokan itu. "Masih kita selidiki motif penyerangan ini" ujar Luthfi singkat, Minggu (21/6/2020).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement