Ayah Tiri Pembunuh 2 Bocah Merasa Dihantui Anak-anaknya

INews.id, · Senin 22 Juni 2020 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 608 2234493 ayah-tiri-pembunuh-2-bocah-merasa-dihantui-anak-anaknya-skPvOmnf6d.jpg Setelah membunuh ayah tiri ini merasa dihantui anak-anaknya (Foto : iNews.id)

MEDAN - Mayat dua bocah kakak adik di dalam parit yang ada di sekitar Global Prima National Plus School, Kota Medan, Sumatera Utara, diketahui sebagai korban pembunuhan yang dilakukan ayah tirinya bernama Rahmadsyah (30).

Terduga pelaku ditangkap di lokasi persembunyian, yakni kawasan Delitua, Kabupaten Deliserdang saat hendak melarikan diri keluar kota, Senin (22/6/2020).

Sebelum penangkapan, ada fakta mengejutkan yang diungkap keluarga korban saat penemuan mayat kakak adik berinisial IF (10) dan RA (5). Kedua korban diketahui tidak pulang sejak Sabtu 20 Juni 2020 hingga ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan di areal sekolah, Minggu 21 Juni 2020.

Mayat mereka pertama kali ditemukan ibu kandungnya setelah memaksa pelaku yakni suaminya untuk menunjukkan lokasi kedua anaknya dalam chat di media sosial. Rahmadsyah (30) pun memberi petunjuk tempat dia menyembunyikan kedua anak tersebut.

"Jadi dari pesan itu secara tak langsung dia (terduga pelaku) sudah mengakui perbuatannya. Ini ada buktinya di chat Dia juga chat, minta maaf karena merasa dihantui kedua anaknya," kata Dian, bibi korban, seperti dilansir dari iNews,id.

Menurut pengakuan pelaku, saat itu kedua korban mendatanginya. Mereka meminta uang untuk membeli es krim. Namun pelaku menjawab dia tidak memiliki uang. Kedua korban terus meminta dan memaksa sehingga membuatnya kesal.

Karena tak diberi uang, kedua korban pergi dan marah sambil mengatakan jika akan meminta ibunya untuk mencari ayah lain. Mendengar hal itu, diduga Rahmadsyah gelap mata. Dia kemudian membawa kedua korban ke samping gedung bangunan sekolah dan membenturkan kepala mereka.

Selanjutnya dia menyembunyikan tubuh kedua bocah di dalam parit. Salah satu korban ditutupi triplek dan seng. Kemudian terduga pelaku pergi ke rumah kerabatnya dan tak pulang ke rumah. Dia bahkan menyampaikan lokasi keberadaanya kepada sang istri dalam pesan di medsos tersebut.

Baca Juga : Ayah Pembunuh 2 Anak Tiri Pernah Coba Bunuh Istrinya

Baca Juga : Ayah Tiri Bunuh 2 Anaknya Diduga Gara-Gara Minta Es Krim

Mendapat petunjuk tersebut, personel gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota pun menangkap Rahmadsyah (30). Saat ini dia masih dalam pemeriksaan penyidik.

"Sudah ditangkap di kawasan Delitua," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Ainul Yaqin.

Kendati demikian, Ainul enggan menjelaskan secara detail terkait penangkapan pelaku. Menurutnya nanti akan akan disampaikan saat ekspose kasus pembunuhan.

Sebelumnya, warga Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan dikejutkan dengan penemuan dua bocah yang tewas di dalam parit di area Global Prima National Plus School. Kedua merupakan kakak adik yang tewas diduga dibunuh ayah tirinya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini