BEKASI - Isak tangis keluarga pecah, ketika Sersan Dua TNI RH Saputra disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Babelan, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Senin (22/6/2020) malam.
Serda RH Saputra meninggalkan empat anak dan satu istri. Dia meninggal setelah ditikam oleh orang tak dikenal ketika bertugas di Hotel Mercure Batavia, Jalan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/6/2020) dini hari.
Baca juga: Anak Bungsu Serda Saputra Tak Henti-Henti Menangis di Pusara Makam
Serda RH Saputra menghembuskan nafas terakhir ketika dibawa ke rumah sakit, karena mengalami luka cukup serius ketika melakukan pengamanan di Hotel dia bertugas.
Baca juga: Serda Saputra Tewas Ditusuk saat Jaga Karantina Covid-19
Danrem 052 Brigjen TNI Tri Budi Utomo mengucapkan belasungkawa atas gugurnya Serda RH Suputra dalam bertugas.
"Semoga beliau khusnul khotimah, kami khususnya TNI turun berberlasungkawa, karena almarhum meninggalkan kita semua," kata Tri ketika menjadi komandan upacara pemakaman Serda RH Saputra di TPU Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/6/2020) malam.
Tri mengatakan, peristiwa yang menimpa Serda RH Saputra saat ini tengah dalam investigasi POM Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Terlebih, ketika peristiwa nahas tersebut terjadi, ada yang mengaku-ngaku sebagai perwira TNI.
"Kejadian di tempat beliau bekerja sekarang dalam investigasi dari POM Angkatan Darat dan Angkatan Laut, karena ada yang mengaku perwira TNI di situ. Sehingga kita butuh kejelasan. Jadi nanti rekan-rekan akan mengetahui setelah investigasi selesai," ungkapnya.
Saat ini, lanjut Tri seluruh pelaku perusakan yang menyebabkan Serda RH Saputra meninggal dunia seluruhnya sudah diamankan. Saat ini masih dalam penyelidikan pihaknya.
"Semuanya sudah diamankan, dan masih dalam penyelidikan," ungkapnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.