"Kalau kapasitas (gedungnya) 1.000 orang, yang dibatasi maksimal 50 orang. Enggak perlu ragu menjalankan aktivitas, asalkan SOP dijalankan," jelas Hendi.
Baca Juga : Pesta Pernikahan Jadi Klaster Baru Kasus Corona di Semarang
Baca Juga : Beberapa Provinsi Pasien Sembuh Corona Lebih Banyak Dibanding Kasus Positif Covid-19
Ia mengatakan saat ini sasaran Pemkot Semarang adalah menyadarkan masyarakat terkait bahaya Covid-19. Menurutnya, masyarakat bisa terhindar dari Covid-19 asalkan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, melakukan pembatasan jarak, hingga sering mencuci tangan. "Kalau ini bisa dijalankan saya rasa kita akan terhindar dari Covid-19," imbuhnya.
Selai pesta pernikahan, pada PKM Jilid ke-IV, pelonggaran juga dilakukan di sejumlah sektor. Antara lain tempat wisata, tempat hiburan, dan rumah makan atau industri kuliner.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.