Menginspirasi, Pasar Sedekah Ambil 4 Item Bayar Seikhlasnya

Kismaya Wibowo, iNews · Sabtu 27 Juni 2020 09:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 27 510 2237279 menginspirasi-pasar-sedekah-ambil-4-item-bayar-seikhlasnya-pOfhXMFiHq.jpg Pasar Sedekah yang digagas Karang Taruna Desa Kemadang/Foto: tangkapan layar (Kismaya Wibowo-iNews)

GUNUNGKIDUL - Kepedulian anggota karang taruna Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta ini patut diapresiasi. Mereka menggelar kegiatan unik yang sangat membantu warga sekitar saat wabah corona atau Covid-19 ini.

Para remaja di sana menciptakan sebuah pasar unik di tengah pandemi Covid-19 yang dinamakan Pasar Sedekah. Para warga bebas memilih dan mengambil kebutuhan pokok sehari-hari. Maksimal 4 item dan membayar seikhlasnya tanpa ada patokan harga.

Berbagai kebutuhan pokok sehari-hari mulai sayuran, beras, minyak goreng, telur hingga ikan disediakan secara segar pada pagi hari. Uniknya, warga hanya boleh mengambil maksimal 4 item barang yang sudah disediakan.

Baca juga: Tiang Berbagi Sedekah Bantu Warga di Tengah Pandemi Covid-19Pa

Seandainya warga tidak memiliki uang sama sekali, panitia tetap memperbolehkan warga membawa pulang barang yang dibutuhkan.

Pasar Sedekah

Wasini, salah seorang warga mengatakan pasar sedekah ini sangat membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Warga tidak perlu lagi keluar jauh-jauh untuk bisa membeli kebutuhan pokok.

Selain itu, dengan konsep bayar seikhlasnya tentu saja akan menghemat pengeluaran. "Biasanya beli ke pedagang yang berkeliling atau ke warung. Alhamdulillah ini sudah sangat membantu karena kebutuhan pokok ada semua," kata Wasini, Sabtu (27/6/2020).

Ketua Karang Taruna Desa Kemadang Supardi menjelaskan, Pasar Sedekah ini merupakan inisiatif karang taruna untuk membantu perekonomian warga di Desa Kemadang. Modal dari Pasar Sedekah ini merupakan patungan dari anggota karang taruna.

"Warga yang tidak memiliki uang juga tidak perlu membayar. Tapi, kami minta warga yang datang harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Mereka harus mengenakan masker dan menjaga jarak," ujar Supardi.

Rencananya, Pasar Sedekah ini akan dibuka sebulan sekali hingga batas waktu yang belum ditentukan. Harapannya, dapat meringankan beban warga sekaligus membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, khususnya di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta.

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini