"Ditambah dengan gotong royong warga, kesadaran saling memberi untuk yang tidak mampu dan warga yang terdampak Covid secara perekonomiannya, di tengah pandemi ini," lanjutnya.
Selain swadaya sembako, kebutuhan warga terhadap pangan juga terbantu dengan adanya dapur umum yang diinisiasi oleh berbagai pihak. Hingga saat ini, dapur umum masih berdiri di kecamatan yang lingkungan RW nya masih berada di zona merah. Kegiatan dapur umum juga akan tetap dipantau untuk memastikan ketersediaan pangan terutama bagi warga terdampak Covid-19.
"Kegiatannya akan dipantau, saya juga apresiasi kawan-kawan yang sudah mengelola dapur umum, yang masih konsisten menyediakan nasi bungkus untuk ratusan warga per harinya," kata Arief.
Sejak awal PSBB hingga saat ini donasi dari posko Siaga Covid-19 Kota Tangerang sudah tersalurkan sebanyak 26.979 paket sembako. Kemudian, beras di lumbung pangan juga telah disalurkan hingga 100 ton lebih. Selain sembako, pemerintah juga menggelontorkan ribuan APD dan alat rapid test selama pandemi Covid-19.
"Ada juga bantuan APD dan alat rapid test. Misalnya APD ada 52 ribu lebih yang disalurkan, dan 10 ribu rapid test," pungkas Arief.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.