Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Buru Dalang Kerusuhan Pembagian Bansos di Madina

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Rabu, 01 Juli 2020 |14:29 WIB
Polisi Buru Dalang Kerusuhan Pembagian Bansos di Madina
Mobil Wakapolres Madina dibakar massa aksi (Foto : Istimewa)
A
A
A

Martuani mengungkapkan, keputusan kepala desa terkait pembagian bantuan sosial tunai itu dibuat melalui musyawarah yang diikuti tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Musyawarah itu digelar karena awalnya tidak semua warga mendapatkan bantuan. Mereka pun sepakat untuk membaginya rata. Namun ada oknum-oknum yang memprovokasi dan mempermasalahkan keputusan itu.

"Jadi, kami belum menemukan pelanggaran yang dilakukan kepala desa. Sebenarnya niatnya baik tapi diterjemahkan lain oleh pihak-pihak lain," tegas Martuani.

Hal senada juga sebelumnya dikatakan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution. Dahlan menyebut demo anarkis itu telah ditunggangi oleh lawan lawan politik dari kepala desa tersebut. “Ditunggangi itu. Mungkin ada lawan-lawan dia waktu Pilkades lalu, kalau menurut saya,” ungkap Dahlan.

Demo anarkis itu sendiri berawal dari aksi warga menuntut pemberhentian Kepala Desa Mompang Julu, Hendri Hasibuan. Hendri dituding telah melakukan penyimpangan terhadap penyaluran bantuan sosial tunai serta penggunaan dana desa.

Baca Juga : 10 Dokter di Surabaya Meninggal Dunia karena Corona

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement