Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Nasib Karyawan Starbucks yang Intip Dada Pengunjung Lewat CCTV

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2020 |17:33 WIB
Ini Nasib Karyawan Starbucks yang Intip Dada Pengunjung Lewat CCTV
Foto: Boldsky
A
A
A

JAKARTA - Pihak Starbucks Indonesia menyampaikan, oknum pegawai yang diduga mengintip bagian dada pengunjung perempuan dari kamera pemantau atau CCTV, telah dipecat atau diberhentikan.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi InstagraM Starbucks Indonesia @starbucksindonesia, sebagaimana dilansir Okezone, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

(Baca juga: Penyebar Video Rekaman Pegawai Starbucks Intip Dada Wanita Terancam UU ITE)

"Perilaku tersebut tidak dapat ditoleransi dan kami memastikan bahwa individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama Starbucks Indonesia," unggah akun Instagram tersebut.

Masih dalam postingannya, Starbucks merasa kecewa atas perbuatan dari mantan pegawainya itu. Menurutnya, hal itu adalah perbuatan serius yang harus diselesaikan dengan tindakan tegas.

"Starbucks Indonesia merasa sangat tidak nyaman setelah mengetahui adanya insiden di dalam gerai kami yang harus disikapi secara serius. Perilaku tersebut di luar norma-norma yang sangat kami junjung, dimana kami menerapkan standar yang tinggi agar setiap pelanggan di seluruh gerai merasa nyaman dan aman," paparnya.

Starbucks Indonesia memastikan kejadian seperti ini kedepannya tidak akan terulang kembali. "Kami telah menindaklanjuti dan memastikan hal ini tidak akan terulang kembali," imbuhnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya akan menyelidiki soal viralnya video pegawai Starbucks yang diduga mengintip payudara pengunjungnya melalui kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV).

"Kami akan selidiki dulu itu lokasinya di mana dan kapan kejadiannya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi.

Dia mengimbau bagi masyarakat yang jadi korban kiranya bisa segera melaporkan hal ini pada pihak berwenang. Karena, polisi hendak mengetahui secara pasti kronologis kasus tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement