JOMBANG – Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Asy'ari, yaitu KH. Ahmad Zaki Hadziq (Gus Zaki) dikabarkan meninggal dunia usai reaktif virus corona (Covid-19). Gugus Tugas Covid-19 angkat bicara terkait tersebut.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terkait positif tidaknya Gus Zaki.
"Belum ada laporan, kami masih melakukan koordinasi dengan RSUD Jombang maupun dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait hal ini," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (2/7/2020).
Mengenai hasil rapid test Gus Zaki yang dikabarkan reaktif Covid-19 sebelum akhirnya meninggal dunia, Budi menuturkan dirinya belum bisa memberikan penjelasan.
Baca Juga: Cucu Pendiri NU Dikebumikan di Dekat Makam Gus Dur
"Kami belum bisa memberikan keterangan, artinya kepastian apakah beliau (Gus Zaki) kena DB (Demam Berdarah) atau terpapar Covid, itu masih dalam pembahasan dari tim RSUD dan Dinkes," tuturnya.
Meski demikian berdasarkan laporan yang diterima Budi, Gus Zaki telah dimakamkan dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19.
"Untuk meminimalisir dugaan yang tidak-tidak tetap menggunakan protokol kesehatan. Pemulasaran jenazah juga sesuai protokol Covid-19," paparnya.
Baca Juga: Gus Zaki, Cucu KH Hasyim Asyari Meninggal Dunia
Sebelumnya dikabarkan Gus Zaki meninggal dunia pada Rabu 1 Juli 2020 malam. Pimpinan Wilayah Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdatul Ulama (NU) Jawa Timur itu sempat menjalani perawatan di RS NU.
Kemudian Gus Zaki dirujuk ke RSUD Jombang. Di RSUD Jombang inilah Gus Zaki dilakukan dua kali rapid test.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.