Pria Tunanetra 44 Tahun Nikahi Gadis 12 Tahun, Polisi: Mereka Sempat Pacaran

Herman Amiruddin, Okezone · Senin 06 Juli 2020 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 340 2241720 pria-tunanetra-44-tahun-nikahi-gadis-12-tahun-polisi-mereka-sempat-pacaran-OC8KmlkVq2.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Seorang pria berusia 44 tahun menikahi gadis 12 tahun di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Foto pernikahan keduanya viral di media sosial (medsos) dengan balutan baju pengantin adat Bugis-Makassar.

Pernikahan beda usia ini diketahui digelar pada 30 Juni 2020 di Lamajakka, Kabupaten Pinrang, Sulsel.

Pengantin pria, Baharuddin, merupakan tuna netra yang bekerja sebagai terapis atau ahli pijat. Pria tersebut dengan kekasihnya sempat mengajukan pernikahan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Suppa. Namun ditolak, karena calon mempelai wanita masih di bawah umur.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Suppa AKP Chandra. Ia mengatakan saat ini pihak pemerintah masih mendalami pernikahan anak di bawa umur dengan pria 44 tahun itu.

Baca Juga: Cerita Cinta Kakek-Nenek Menikah di Usia Senja 

"Iya betul sudah didalami oleh pemerintah. Pemerintah telah memeriksa pernikahan di bawah umur itu," kata Chandra kepada wartawan pada Senin 6 Juli 2020.

Pengantin pria yaitu Baharuddin, kata Chandara merupakan warga yang tercatat tinggal di Kota Makassar. Kesehariannya ia bekerja sebagai terapis pijat.

Pertemuan keduanya berawal saat Baharuddin berkunjung ke rumah NS untuk memijat.

Selama berkunjung itu Baharuddin hanya menganggap NS sebagai seorang anak. Namun karena pertemuan itu, keduanya kerap melakukan komunikasi secara intens.

Baca Juga: Pernikahan Pasutri Ini Dibatalkan Setelah 6 Tahun Berumah Tangga & Miliki 2 Anak 

Sehingga Baharuddin dan NS menjalin cinta hingga melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Meski hubungan mereka belum lama, Baharuddin kini sudah menikahi NS. Proses lamaran dan pernikahan dilakukan di rumah kakak kandung NS di Kampung Lamajakka. "Mereka ini sempat pacaran sebelum menikah," ujar Chandra.

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini