Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandemi Covid-19, LSI Denny JA: Kondisi Ekonomi Semua Kalangan Memburuk

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2020 |22:57 WIB
Pandemi Covid-19, LSI Denny JA: Kondisi Ekonomi Semua Kalangan Memburuk
Foto: Illustrasi Okezone.com
A
A
A

Untuk segmen gender, baik laki-laki maupun perempuan, rata-rata di atas 70% yang menyatakan bahwa ekonomi mereka memburuk. Pada segmen penganut agama, rata-rata diatas 70%, di semua penganut agama yang menyatakan bahwa ekonomi mereka memburuk. Pada segmen usia, baik mereka yang usia muda dibawah 40 tahun, maupun mereka yang berusia tua di atas 40 tahun, rata-rata diatas 70% menyatakan bahwa ekonomi mereka memburuk.

”Mayoritas konstituen partai politik pun menyatakan bahwa ekonomi mereka memburuk,” katanya.

Pada segmen pemilih PDIP, partai pemenang pemilu, sebanyak 77,8% menyatakan bahwa ekonomi mereka memburuk. Pada konstituen Golkar, sebanyak 74,2% menyatakan ekonomi mereka memburuk. Pada segmen pemilih PKS, yang biasanya pemilih muslim kelas menengah yang tinggal di kota, sebanyak 70.7% menyatakan bahwa ekonomi mereka memburuk.

“Mereka yang menyatakan kondisi ekonomi memburuk juga mayoritas di pemilih Jokowi- Maruf maupun pemilih Prabowo-Sandiaga Uno. Di pemilih Jokowi-Maruf, sebanyak 76.3% menyatakan ekonomi mereka memburuk. Sementara di pemilih Prabowo-Sandiaga, sebanyak 74.2% menyatakan kondisi ekonomi mereka memburuk di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Kata Ardian, enam bulan dilanda pandemi Covid-19, tingkat kecemasan publik atas kondisi ekonomi mereka berada di zona merah. Mayoritas mereka menyatakan ekonomi mereka memburuk (di atas 70%), dan mayoritas khawatir bahwa mereka tak mampu lagi memenuhi kebutuhan pokok mereka (di atas 80%).

“Sepanjang LSI Denny JA melakukan survei opini publik sejak tahun 2003, tak pernah ada kecemasan publik setinggi ini,” tutur Ardian.

Karena itu, menurut Ardian, pemerintah sebaiknya menghindari untuk membuat kebijakan yang makin memperburuk kondisi ekonomi warga. Kondisi masyarakat saat ini, ibarat rumput kering yang mudah terbakar.

“Persepsi publik berpotensi mengubah krisis kesehatan menjadi krisis sosial dan politik. Pemerintah dibantu sektor swasta sebaiknya fokus untuk mengerahkan segala upaya menghidupkan kembali sentra-sentra ekonomi,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement