Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tol Trans Sumatera Menyentuh Pariwisata Bumi Rafflesia

Demon Fajri , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2020 |17:52 WIB
Tol Trans Sumatera Menyentuh Pariwisata Bumi Rafflesia
Jalannya pembangun Tol di Bengkulu. Foto: Demon Fajri-Okezone
A
A
A

''Secara ekonomi, warga sudah mulai membuat UMKM di sekitar pembangunan jalan tol. Ini sudah terlihat jika perekonomian masyarakat menjadi terbantu. Jalan tol Trans Sumatera dapat dijadikan sebagai roda penggerak ekonomi dan pariwisata di Sumatera, terlebih di desa kami memiliki objek wisata Danau Sam,'' ujarnya saat ditemui Okezone pada Senin 6 Juli 2020.

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat

Rencana pembangunan konstruksi ruas tol Lubuk Linggau – Bengkulu nantinya akan dilengkapi terowongan (tunnel) sepanjang 7 km yang menembus bukit barisan dengan kedalaman maksimal 352 meter.

Tidak hanya itu, tol juga akan dilengkapi dengan jembatan bentang panjang (longspan bridge) sepanjang 1,6 km yang membentang di atas lembah dengan ketinggian pilar mencapai 45-90 meter.

Tidak hanya di Desa Lagan, masyarakat di Desa Padang Ulak Tanjung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, pun juga merasakan dampak positif dari pembangunan jalan tol.

Warga memanfaatkan pembangunan dengan membuka usaha warung kopi. Di desa yang dipimpin Kades Padang Ulak Abdul Rani ini, masyarakat juga memanfaatkan rumah mereka untuk disewa dan dikontrakkan untuk dijadikan sebagai tempat tinggal pekerja tol. Bahkan masyarakat setempat juga ikut terlibat dalam proyek besar tersebut

Lebih lanjut menurut Abdul, sebagian warganya telah beralih profesi dari sebelumnya petani karet kini menjadi tenaga pembangunan tol.

''Sejak pembangunan, perekonomian masyarakat di sini (Desa Padang Ulak Tanjung) menggeliat. Mereka membuka UMKM, menjadi pekerja, serta menyewakan bangunan rumah untuk para pekerja,'' jelas Abdul.

Selain itu, tambah Abdul, masyarakat juga memanfaatkan pembangunan jalan tol dengan membuka usaha catering. Mereka membaca peluang usaha yang dapat menambah penghasilan.

''Pembangunan ini tentunya akan berdampak positif secara berkesinambungan, sebab sejak awal dampak perekonomian sudah terlihat, apa lagi ketika jalan tol sudah 100 persen, jadi geliat ekonomi dan pariwisata di Bengkulu, tentunya akan bangkit,'' sambung Abdul.

Efisiensi Biaya Operasional Transfortasi Umum

Ruas tol Lubuk Linggau, Sumatera Selatan–Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, memiliki 3 seksi. Seksi I, Kota Bengkulu -Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, sepanjang 17,45 km.

Lalu, seksi II Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah–Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, sepanjang 23,7 km. Kemudian seksi 3 Kepahiang – Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, sepanjang 54,5 km.

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) koridor Palembang, Sumatera Selatan – Bengkulu ini tentunya bedampak baik bagi pengusaha bus di Bengkulu. Selain dapat mempersingkat waktu tempuh, juga berdampak efisiensi biaya operasional.

Terutama biaya perjalanan antar Provinsi Bengkulu menuju Sumatera Selatan. Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan.

''Kami tentunya diuntungkan dengan penghematan waktu dan mengefisiensi biaya operasional jika tarif jalan tol murah,'' ujarnya.

Investasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Pembangunan Tol Bengkulu-Curup, Kabupaten Rejang Lebong - Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, seksi I Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah sudah mencapai sekira 10,22 persen, per Senin 6 Juli 2020.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan tol itu akan mempengaruhi nilai investasi di daerahnya. Ia mengamini tol itu akan meningkatkan laju pertumbuhan pariwisata.

''Investasi tol ini sangat besar dan akan mendongkrak perekonomian. Ini potensi yang dapat memberikan keyakinan dan kepercayaan, jika di Bengkulu bisa untuk berinvestasi,'' ujarnya pada Selasa 7 Juli 2020.

Sementara itu Sementara itu Koordinator Legal dan Humas PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Chandra Irawan mengatakan, pembangunan tol Bengkulu- Curup, Kabupaten Rejang Lebong - Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, seksi I Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, sudah mencapai sekira 10,22 persen atau 6,5 Km kilometer per Senin 6 Juli 2020.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement