Bertambah 219, Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tembus 16.877

Abu Sahma Pane, Okezone · Senin 13 Juli 2020 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 519 2245675 bertambah-219-kasus-positif-covid-19-di-jatim-tembus-16-877-jOorr0yora.jpeg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

JAKARTA – Gugus Tugas Pusat Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan, Jawa Timur (Jatim) mencatatkan penambahan kasus baru positif corona sebanyak 219.

Dengan penambahan itu maka angka kumulatif kasus Covid-19 di Jatim meningkat dari 16.658 menjadi 16.877.

Sementara jumlah yang sembuh meningkat dari 6.341 menjadi 6.609 atau bertambah 268 orang.

Lalu warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Jatim meningkat dari 1.208 menjadi 1.226 atau bertambah 18 orang.

Sebelumnya pakar epidemiologi Universitas Brawijaya dr Siswanto mengatakan ada dua faktor yang membuat peningkatan kasus corona di Jatim masih signifikan dari hari ke hari. Faktor pertama karena kedisiplinan protokol kesehatan yang masih kurang dipatuhi.

Baca Juga: Update Covid-19 Jatim, Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru Corona

“Bila protokol kesehatan dijalankan dengan bagus itu tidak masalah. Cuma mengubah perilaku masyarakat ini kan tidak semudah itu, enggak gampang seperti membalikkan telapak tangan, masih mengentengkan, meski sosialiasi lewat media-media sudah dilakukan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Faktor kedua yakni kian masifnya pelacakan dan pengetesan kepada orang-orang yang terduga kontak erat dengan pasien positif corona sebelumnya. Justru kalau hasilnya rendah, disebut Siswanto, mengindikasikan minimnya daya tampung laboratorium atau memang rendahnya kasus positif.

Baca Juga: 9 Provinsi Laporkan Nihil Penambahan Kasus Covid-19 Hari Ini

“Misalnya PDP (pasien dalam pengawasan) banyak, jumlahnya (yang diperiksa) banyak, tapi yang diperiksa spesimennya sedikit, terus kemampuan laboratorium tidak sesuai ya hasilnya sedikit. Kan untuk memeriksa butuh kemampuan laboratorium, butuh reagen, dan sebagainya,” tuturnya.

(abp)

1
1
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini