Catat, Pemohon SIM Baru Wajib Uji Psikologi

krjogja.com, · Rabu 15 Juli 2020 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 510 2246967 catat-pemohon-sim-baru-wajib-uji-psikologi-tblqHSNUss.jpg Foto Ilustrasi dok.Okezone: Seorang wanit sedang mengikuti tes untuk mendapatkan SIM.

KRJOGJA – Salah satu syarat agar boleh mengemudikan kendaraan bermotor adalah mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM). Untuk mendapatkannya setiap warga harus mengajukan permohonan ke Samsat di wilayah masing-masing.

SIM sendiri memiliki masa berlaku, dan jika masa itu habis maka harus diperpanjang lagi. Nah di Bantul terdapat syarat tambahan untuk pemohon SIM baru, yaitu pemohon harus lulus uji psikologi yang dibuktikan dengan surat keterangan dari penguji, yaitu pihak ketiga.

Menurut Kasatlantas Polres Bantul AKP Amin Ruwito, didampingi Kanit Regident Satlantas Polres Bantul, Iptu Mulyanto, aturan mewajibkan pemohon SIM melakukan uji psikologi sudah ada sejak lama, tetapi di DIY baru dilaksanakan sekarang. Di Bantul sudah mulai Juli 2020.

Penambahan persayaratan tersebut berdasar UU No2 Tahun 2002 tentang Polri, UU No 9 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, Perkap No 9 Tahun 2009 tentang SIM, ST Kapolri No 55 /9663/X/2013 tentang kelengkapan persyaratan kesehatan rohani atau psikologi untuk pembuatan SIM. Selain itu berdasarkan ST Kapolri NO-ST /1681/VI/YAN 1.1 / 2020 tentang Jukrah penegasan persyaratan penerbitan SIM.

Baca Juga: Mekanisme Baru Pembuatan SIM Internasional, Bisa Daftar dari Rumah

“Jadi kami hanya menjalankan peraturan dan perintah atau instruksi dari atasan. Untuk memberikan kemudahan dan kelancaran bagi masyarakat pemohon SIM, Satlantas Polres Bantul segera melaunching pelayanan SIM A dan SIM C bagi pemohon baru maupun perpanjangan. Proses ujiannya juga di desa, tetapi kita masih menunggu launchingnya,” ujar Amin pada Rabu (15/7/2020) sebagaimana dikutip dari Krjogja.

Sementara pelayanan SIM baru maupun perpanjangan SIM A dan C di Polres Bantul dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona (Covid-19). Contohnya ketika di ruang tunggu, pemohon wajib menjaga jarak, wajib pakai masker, dan lainnya.

Baca Juga: Diubah, Masa Berlaku SIM Kini Ikuti Tanggal Pencetakan Kartu

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini