Jika dilihat dari data awal diterapkan PSBB, jumlah pasien Covid-19 di kota Tangerang saat ini sudah jauh lebih sedikit dan jumlah pasien sembuh yang terus meningkat. Namun, pada PSBB tahap ke lima angka kasus baru perhari justru meningkat. Hal ini terjadi karena adanya penularan Covid-19 di lingkungan keluarga.
"Jika dilihat dari awal PSBB, angka yang sembuh bisa lebih banyak. Tapi, kita evaluasi di PSBB yang ke enam ini banyak terjadi tertular karena kontak erat," jelas Arief.
Baca Juga: Menular Lewat Udara, Epidemiolog Beberkan Cara Cegah Corona di Ruangan Tertutup
Oleh karena itu, Arief mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan anggota keluarganya yang memiliki gejala mirip Covid-19. Bila perlu, anggota keluarga yang sakit dipisahkan terlebih dahulu untuk menghindari interaksi langsung. Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk segera memeriksakan diri apabila memiliki gejala mirip Covid-19.
"Kalau ada yang gejala batuk dan demam harus ditangani secara hati-hati di rumah, jangan dianggap sepele. Terus ada gejala hilang rasa ya, maksudnya penciumnya dan lidahnya tidak bisa merasakan apapun itu harus segera berobat," pungkas Arief.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.