Reruntuhan Istana Bangsa Aztec Ditemukan di Bawah Bangunan Megah

Agregasi BBC Indonesia, · Minggu 19 Juli 2020 00:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 18 2248606 reruntuhan-istana-bangsa-aztec-ditemukan-di-bawah-bangunan-megah-MIiga8DFsK.jpg Reruntuhan Istana bangsa Aztec (Foto : INAH)

SISA-sisa reruntuhan istana bangsa Aztec kuno ditemukan di bawah bangunan megah di Ibu kota Meksiko, Meksiko City. Selama proses renovasi sebuah gedung di plaza Zocalo, di pusat ibu kota, para pekerja menemukan hamparan lantai berwarna kegelapan.

Penemuan hamparan lantai itu diyakini merupakan bagian dari ruang terbuka di istana milik penguasa Aztec saat itu, Axayácatl. Hall tersebut disampaikan pihak Institut Nasional Antropologi dan Sejarah (INAH) Meksiko.

Di atas reruntuhan istana didirikan bangunan rumah Hernán Cortés (1485-1547), pimpinan pasukan Spanyol yang menaklukkan kekaisaran Aztec. Alat-alat berat telah menemukan bukti-bukti reruntuhan bangunan rumah Cortes di atas situs sisa-sisa istana tersebut.

Bangunan megah ini berdiri di atas reruntuhan Istana Bangsa Aztec (Foto : INAH)

Baca Juga : Dubes Sebut Tidak Ada WNI di Ukraina, Armenia & Georgia yang Positif Corona

Baca Juga : Pasca-Banjir Bandang, Luwu Utara Kerap Diguyur Hujan Lebat

Para arkeolog mengatakan bahwa reruntuhan rumah Cortes itu kemungkinan menggunakan bahan-bahan dari istana Axayácatl -  yang seperti bangunan Aztec suci lainnya, dihancurkan oleh penjajah Spanyol.

Axayácatl memerintah antara 1469 dan 1481 dan merupakan ayah Montezuma, salah seorang penguasa terakhir kekaisaran Aztec.

"Di bawah fondasi rumah Cortés, dengan kedalaman lebih dari tiga meter, kami mendeteksi ada sisa-sisa lempengan lantai lainnya, tetapi peninggalan zaman sebelum pra-Spanyol. Mengingat karakteristiknya, para spesialis menyimpulkan bahwa lantai itu adalah bagian dari ruang terbuka di bekas istana Axayácatl, kemungkinan sebuah halaman," kata INAH.

Reruntuhan Istana Bangsa Aztec (Foto : Reuters)

Cortés tiba di tempat yang sekarang bernama Meksiko pada 1518 sebagai komandan misi menjelajahi wilayah tersebut, untuk kepentingan kolonisasi Spanyol. Dia dan anak buahnya mengepung ibu kota Aztec, Tenochtitlan, pada 1521. Ketika kota itu menyerah, penjajah Spanyol lantas menghancurkannya.

Adapun bangunan yang berdiri di situs peninggalan peradaban Aztec itu, yaitu Nacional Monte de Piedad, juga bersejarah, dibangun pada 1755.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini