Borong Handphone, Kawanan Bandit Ini Gunakan Uang Palsu

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 28 Juli 2020 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 340 2253574 borong-handphone-kawanan-bandit-ini-gunakan-uang-palsu-w7Mjp8R28i.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Satuan Reskrim Polres Payakumbuh membongkar sindikat uang palsu dengan modus pembelian ponsel. Penyidik berhasil meringkus dua tersangka, yakni Muhammad Ali (24), dan Al Alif (32) dengan upal sebanyak Rp25,9 juta.

"Mereka mengedarkan uang palsu dengan modus membuat uang palsu digunakan untuk membeli handphone, dalam jumlah banyak yang dibayar dengan campuran uang palsu dan asli," kata Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan dalam keterangannya kepada Okezone, Senin (27/7/2020).

Dony menjelaskan, dua tersangka membelanjakan uang palsunya dengan membeli handphone di Toko Pagaruyuang Ponsel, Jalan Tan Malaka, Kota Payakumbuh pada Jumat 24 Juli 2020 lalu. Kedua tersangka membeli lima unit ponsel seharga Rp17 juta dengan menggunakan Rp3 juta uang asli dan Rp14 juta uang palsu.

"Cara kedua pelaku mengelabui penjual adalah meletakkan uang asli di bagian atas dan bawah tumpukan uang," kata mantan Kapolres Solok ini.

 Penangkapan

Dony menerangkan, bahwa kedua tersangka dicokok Kota Padang Panjang dan Kota Solok. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya tiga unit ponsel dan uang palsu Rp11,9 juta. Sementara dari pihak korban disita uang palsu Rp 14 juta.

Para pelaku membuat uang palsu dengan cara memfotokopi uang asli menggunakan printer. Selanjutnya dipotong sesuai dengan ukuran uang asli.

Kedua tersangka dijerat Pasal 224 KUHP junto 245 KUHP tentang Pengedaran Uang Palsu dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini