Sopir Truk Ditemukan Tergeletak dengan Kondisi Terikat

Suryono Sukarno, iNews · Kamis 30 Juli 2020 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 512 2254504 sopir-truk-ditemukan-tergeletak-dengan-kondisi-terikat-99DsPcje0K.jpg Petugas saat evakuasi sopir truk yang dirampok (foto: iNews/Suryono)

PEMALANG - Seorang sopir truk bernama Karim (51), ditemukan warga dalam keadaan terikat tali plastik dan tergeletak di tepi jalan raya Kwasen, Bodeh, Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu 29 Juli 2020.

Melihat kejadian tersebut, warga Desa Kwasen memberikan pertolongan pada korban dan membawanya ke Polres Pemalang.

Dalam pengakuannya, warga Subang, Jawa Barat ini berkerja sebagai supir di sebuah perusahaan ekspedisi untuk mendistribusikan pakan ternak ayam.

“Saya sudah 10 tahun berkerja sebagai supir , saya seorang diri mengendarai truk untuk mendistribusikan pakan ternak dari Cirebon ke daerah subang,” kata Karim, Kamis (30/7/2020).

 Perampokan

“Dalam perjalanan tersebut, saya berhenti di tepi jalan daerah Kerangkeng, Indramayu untuk buang air kecil dan mesin truk dalam kondisi masih menyala,” imbuhnya.

Saat buang air kecil, sebuah mobil minibus warna hitam berhenti di belakang truk, lalu 2 orang turun dari mobil dan menghampiri Karim.

“Karena sempat melakukan perlawanan, kaki saya ditendang dan disuruh masuk ke mobil,” ujarnya

“Pelaku berjumlah 3 orang, satu lagi berperan sebagai supir, pelaku berperawakan gempal, mengenakan pakaian lengan panjang dan memakai masker,” imbuhnya.

Di dalam mobil, Karim mengatakan, dirinya diikat tali plastik dan mulutnya dilakban, selanjutnya diturunkan di daerah Bodeh, Pemalang.

Rabu (29/07) siang, mobil truk yang dikendarai Karim untuk mengangkut pakan ternak ditemukan di Rest Area Km 275 Tegal dalam keadaan terkunci dan muatannya kosong.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, Polres Pemalang telah berkoordinasi dengan Polres Indramayu.

“Korban beserta barang bukti akan kami serah terimakan pada Polres Indramayu untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini