Pemancing Tewas Tertembak Senjata Oknum Brimob

Era Neizma Wedya, iNews · Jum'at 31 Juli 2020 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 610 2255064 pemancing-tewas-tertembak-senjata-oknum-brimob-5jrQjI6MUP.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

MUBA - Seorang pemancing, Choirul Anwar, warga Desa Pandan Sari B4, tertembak saat sedang mancing di areal perusahan sawit, tepatnya di Desa Tampang Baru Kecamatan Bayung Lencir, Kabupten Muba, Rabu 29 Juli 2020 sekira pukul 17.00 WIB.

Choirul telah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pandan Sari, pada Kamis 30 Juli 2020, sekitar pukul 10.00 WIB. Diketahui korban tertembak oknum anggota Brimob Talang Kelapa.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia pun membeberkan kronologi kejadian tersebut. Petaka itu terjadi di kawasan perusahaan sawit yang ada di Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Saat itu oknum Brimob berinisial BMH, terpeleset saat melaksanakan tugasnya. Sehingga senjata laras panjang yang dibawanya meledak dan mengenai seorang warga yang sedang memancing di lokasi tersebut.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian, terluka di bagian rusuk sebelah kanannya," kata Supriadi, Jumat (31/7/2020).

 Penembakan

Sebelumnya, kejadian ini sendiri terjadi karena ketidak sengajaan BMH yang berdinas melakukan patroli di daerah perusahaan tersebut. Anggota brimob memang ditugaskan untuk patroli di lokasi karena sebelumnya mendapatkan laporan dari pihak perusahaan yang mana di daerah tersebut sering terjadi pencurian kelapa sawit.

"PT tersebut mengambil kebijakan untuk tidak memperbolehkan orang lain masuk ke daerah tersebut. Dan ternyata pada hari itu cukup banyak masyarakat yang memancing," sambungnya.

Setelah melihat ramainya masyarakat yang memancing ke daerah tersebut, pihak perusahaan bersama anggota brimob pun melakukan patroli. Sesampainya di tempat yang digunakan warga untuk memancing tersebut, anggota sudah berusaha untuk membubarkan kerumunan warga, akan tetapi tidak dihiraukan oleh warga.

"Setelah itu diberi tembakan peringatan ke atas, masyarakat pun bubar karena mendengar suara tembakan tersebut," lanjut Supriadi.

Dikarenakan lokasi tersebut licin, BMH terpeleset dan disaat bersamaan senjata yang dibawanya tersebut meletus.

"Di depan anggota tidak apa-apa, akan tetapi di sebelah kanan anggota yang jaraknya cukup jauh dan korban berada di rumput-rumput ternyata terkena tembakan dari terpelesetnya anggota tadi," kata Supriadi.

Terkait kejadian ini, Supriadi mengatakan, pihak keluarga yang tinggal di Desa Pandan Sari, Kabupaten Muba, sudah ditemui oleh pihak kepolisian yang diwakilkan Direktur Intel bersama Dansar Brimob Polda Sumsel.

"Usai menemui keluarga korban, akhirnya pihak keluarga menerima permasalahan tersebut dan menganggap kejadian itu musibah dan bukan faktor kesengajaan," pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini