Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyiksaan Binatang Viral di Medsos, Petugas Buru Pengamen Topeng Monyet di Cakung

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2020 |16:51 WIB
Penyiksaan Binatang Viral di Medsos, Petugas Buru Pengamen Topeng Monyet di Cakung
foto: ilustrasi Reuters
A
A
A

JAKARTA – Peristiwa penyiksaan terhadap seekor monyet oleh dua pengamen di Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur, menjadi viral di media sosial.

Video penganiayaan monyet itu berdurasi 36 detik dan diunggah akun Instagram @jakartainformasi. Dalam video terlihat dua pawang memukul seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis).

Camat Cakung Ahmad Salahuddin menjelaskan aksi penganiayaan terhadap seekor monyet yang dilakukan dua pengamen di wilayahnya.

"Kejadiannya di Pulo Jahe, di RW 14. Dua pengamen yang terekam di video itu tinggal disebuah kontrakan di sana," kata Salahuddin kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Pihaknya pun langsung menyambangi kontrakan kedua pengamen tersebut setelah video tersebut menjadi viral. Namun sayang keduanya telah pergi dari kontrakannya.

"Mungkin karena mereka tahu videonya viral jadi mereka pergi. Di kontrakan itu hanya mereka berdua, jadi bukan tempat penampungan bos topeng monyet," katanya.

Selama ini kata dia, tidak ada warga yang melapor terkait keberadaan dua orang pengamen topeng monyet di wilayahnya. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta telah melarang pengamen topeng monyet beroperasi di Jakarta.

"Pak RW enggak tahu kalau topeng monyet itu dilarang, sehingga enggak ada laporan. Topeng monyet kan memang sudah lama dilarang di Jakarta," sambungnya.

Saat ini kata dia, petugas dari Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur yang berwenang menangani hewan mencari keberadaan pengamen topeng monyet tersebut.

"Untuk pencariannya tidak melibatkan kepolisian, dari jajaran Satpol PP dan Satpel KPKP Kecamatan Cakung saja," sambung Salahuddin,

Salahuddin berjanji akan mencari dan mengadili keduanya karena telah mengeksploitasi hewan untuk kepentingan pribadi. "Untuk lokasi dimana keduanya biasa mengamen saya belum tahu. Sekarang anggota Satpol PP dan KPKP masih di lapangan mencari," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement