Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Skandal Swinger Berkedok Penelitian di Kota Pelajar, Fatayat NU Ungkap Aduan Pertama

Heru Trijoko , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2020 |11:00 WIB
Skandal Swinger Berkedok Penelitian di Kota Pelajar, Fatayat NU Ungkap Aduan Pertama
Ketua Fatayat NU DIY Khotimatul Hasanah jelaskan kasus skandal swinger. Foto: iNews
A
A
A

YOGYAKARTA – Skandal seks swinger atau ganti pasangan berkedok untuk keperluan penelitian, menghebohkan jagat media sosial. Pasalnya kasus ini diduga melibatkan seorang dosen di daerah berjuluk Kota Pelajar, Yogyakarta.

Dalam kasus ini, pria berinisial BA pernah mengajar di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Namun ia sudah diberhentikan sejak skandal swinger tersebut mencuat.

Pihak kampus sendiri berencana membawa kasus pelecehan seksual itu ke jalur hukum. Sementara Ketua Fatayat NU DIY Khotimatul Hasanah mengatakan, pihaknya mendapatkan aduan atas kasus ini, pertama kali pada Mei 2018. "Fatayat dapat aduan pertama kali Mei 2018,” ucapnya.

Ia melanjutkan sejumlah perempuan menjadi korban kasus skandal swinger ini. Kemudian pihak Fatayat NU melakukan investigasi.

Baca Juga:  Setelah Fetish Kain Jarik, Heboh Skandal Swinger oleh Dosen di Yogyakarta 

“Dari beberapa (korban) perempuan, kami lalu bentuk tim investigasi dan advokasi. Data tersebut chatting, rekaman suara yang kami kumpulkan. Karena saat itu kami anggap di bawah naungan UNU, sehingga kami laporkan ke UNU untuk ambil sikap,” jelas Khotimatul.

“Kemudian tanggal 14 Mei 2018 kami ketemu Pak Rektor sampaikan temuan ini. Ada penyikapan dari UNU untuk tidak gunakan jasa BA ini lagi di UNU,” tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement